GEGER PENGHUNI KONTRAKAN DI BATAM TEWAS

Penghuni Kontrakan di Batam Tewas Tak Wajar, Polisi dan Tim DVI Polda Kepri Olah TKP 5 Jam Lebih

Penghuni kontrakan di Batam tewas bikin geger. Penyidik Polresta Barelang tunggu hasil pemeriksaan forensik dan tim DVI Polda Kepri.

TribunBatam.id/Beres Lumbantobing
PENGHUNI KONTRAKAN DI BATAM TEWAS - Warga Kaveling Sei Tering Melcem, Kecamatan Batuampar, Kota Batam, Provinsi Kepri berkerumun di kontrakan Blok B1 nomor 18 RT 5/RW 13, Kamis (28/8) malam. Seorang pria dan wanita ditemukan tewas dalam kondisi tak wajar dalam kontrakan itu. Polisi masih menyelidiki terkait penyebab pasti kematian keduanya. 

Pemilik kontrakan, Lilis Suryani menyebut dua pasutri akhiri hidup dalam rumah baru tinggal 22 hari. 

Kedua pasutri bahkan tak diketahui identitasnya lantaran belum menyerahkan identitas KTP. 

Pasutri pria diketahui bernama Surya, bekerja di salah satu showroom dealer di Sungai Panas.

Sedangkan sang istri hanyalah ibu rumah tangga. Pasutri ini perantau dari Jawa. 

"Mereka baru ngontrak 22 hari, belum sempat kasi identitas. Yang laki taunya namanya Surya, kerja dealer. Kalau istrinya cuman di rumah," ungkap Lilis. 

Lilis mengaku belum menahu secara detail kedua pasutri itu.

Ia hanya tahu keduanya mengontrak dan belum menyelesaikan pembayaran.

"Asal diminta identitas, bilang belum fotokopi. Tahu-tahu dah kejadian macam gini," katanya.

Lilis mengatakan, kondisi keduanya terungkap setelah tetangga curiga karena tidak ada aktivitas dari dalam kontrakan mereka.

Mereka kaget setelah pintu dibuka, istri korban sudah meninggal di kamar.

Sementara suaminya ditemukan tergantung di kamar mandi,” jelasnya. (TribunBatam.id/Bereslumbantobing)

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved