Kamis, 28 Mei 2026

BERITA POPULER BATAM

Daftar 7 Berita Populer Hari Ini, Disnaker Batam Buka Pelatihan Kerja untuk Pencaker

Berikut daftar 7 berita populer pilihan Tribun Batam hari ini. Di antaranya Disnaker Batam buka pelatihan kerja lagi untuk pencaker

Tayang:
Editor: Dewi Haryati
tangkap layar Instagram @disnakerbatam
PELATIHAN KERJA - Dinas Tenaga Kerja Batam buka pelatihan kerja lagi untuk pencaker di Tahun Anggaran 2025 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Dinas Tenaga Kerja Kota Batam kembali membuka pelatihan kerja untuk Tahun Anggaran 2025 ini.

Pelatihan kerja ini sifatnya gratis dan terbuka untuk calon tenaga kerja yang memiliki KTP Batam.

Melansir dari Instagram @disnakerbatam, ada 23 jenis pelatihan kerja yang dibuka Disnaker Batam, dengan kuota 845 orang.

Di antaranya pelatihan forklif, scaffolding, operator K3 Migas, pelatihan welder 3G/4G, pelatihan K3 Muda, pelatihan animator hingga pelatihan jasa boga.

Kabar lain, manajemen Perusahaan Listrik Negara atau PLN Batam mengungkap penyebab pemadaman listrik yang terjadi di Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Pemadaman listrik di Batam sebelumnya dialami warga Perumahan Kampung Daun.

Selama lebih kurang 13 jam aliran listrik di sana tidak menyala. 

Kondisi ini membuat warga Sei Beduk Batam resah, apalagi bagi keluarga yang memiliki anak kecil.

Sementara itu, tas branded palsu alias KW beredar luas di sejumlah pusat toko perbelanjaan di kawasan Nagoya Batam

Seorang konsumen mengeluh, lantaran tak puas dengan kualitas tas yang dibelinya. Keluhan itu lantas ditanggapi pemegang lisensi merek. 

Terkait kejadian ini, Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Kepri kemudian melakukan penyelidikan. 

"Dari hasil penyelidikan, kita mengamankan sedikitnya 150 tas yang diduga palsu dengan nilai kerugian pemilik merek mencapai Rp500 juta," ujar Kasubdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Ruslaeni, Rabu (3/9/2025). 

Tiga informasi ini bagian dari berita populer pilihan Tribunbatam.id hari ini yang mungkin terlewatkan bagi anda untuk membacanya. Berikut informasinya; 

Disnaker Batam Buka Pelatihan Kerja untuk Pencaker Lagi di 2025, Ini Berkas yang Disiapkan

 

PELATIHAN KERJA - Jenis pelatihan kerja yang dibuka Dinas Tenaga Kerja Batam untuk Tahun Anggaran 2025
PELATIHAN KERJA - Jenis pelatihan kerja yang dibuka Dinas Tenaga Kerja Batam untuk Tahun Anggaran 2025(tangkap layar Instagram @disnakerbatam)

 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Dinas Tenaga Kerja Kota Batam kembali membuka pelatihan kerja untuk Tahun Anggaran 2025 ini.

Pelatihan kerja ini sifatnya gratis dan terbuka untuk calon tenaga kerja yang memiliki KTP Batam.

Melansir dari Instagram @disnakerbatam, ada 23 jenis pelatihan kerja yang dibuka Disnaker Batam, dengan kuota 845 orang.

Di antaranya pelatihan forklif, scaffolding, operator K3 Migas, pelatihan welder 3G/4G, pelatihan K3 Muda, pelatihan animator hingga pelatihan jasa boga.

Jika mengacu ke persyaratannya, tak ada batas usia khusus untuk mengikuti pelatihan ini.


Baca Selengkapnya

Tas Branded Palsu Beredar di Batam, Polda Kepri Sebut Pemilik Merek Merugi Rp500 Juta

 

BERI KETERANGAN - Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Ruslaeni beri keterangan soal peredaran tas branded palsu alias KW di Batam yang merugikan pemilik lisensi resmi
BERI KETERANGAN - Kasubdit Indagsi Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Ruslaeni beri keterangan soal peredaran tas branded palsu alias KW di Batam yang merugikan pemilik lisensi resmi(Beres/TribunBatam)

 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Tas branded palsu alias KW beredar luas di sejumlah pusat toko perbelanjaan di kawasan Nagoya Batam.

Seorang konsumen mengeluh, lantaran tak puas dengan kualitas tas yang dibelinya. Keluhan itu lantas ditanggapi pemegang lisensi merek.

Terkait kejadian ini, Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Kepri kemudian melakukan penyelidikan. 

"Dari hasil penyelidikan, kita mengamankan sedikitnya 150 tas yang diduga palsu dengan nilai kerugian pemilik merek mencapai Rp500 juta," ujar Kasubdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Kepri, AKBP Ruslaeni, Rabu (3/9/2025). 

Pengungkapan kasus ini dilakukan polisi di Batam beberapa waktu lalu. 

Ia mengatakan kasus ini berawal dari laporan pemilik merek resmi yang merasa dirugikan, karena produknya dipalsukan dan dijual bebas di pasaran. 

"Barang-barang tersebut diduga dijiplak dan diperjualbelikan oleh pihak lain. Dari hasil penyelidikan di Nagoya, kami menemukan ratusan tas bermerek yang ternyata palsu,” ungkapnya. 


Baca Selengkapnya

Kebakaran di Batam Hari Ini Hanguskan Bangunan Semi Permanen di Wilayah Sagulung

 

KEBAKARAN DI BATAM - Kebakaran di Batam hari ini, Rabu (3/9/2025) hanguskan sejumlah bangunan di Kavling Bukit Melati, Kecamatan Sagulung.
KEBAKARAN DI BATAM - Kebakaran di Batam hari ini, Rabu (3/9/2025) hanguskan sejumlah bangunan di Kavling Bukit Melati, Kecamatan Sagulung.(tribunbatam.id/Istimewa)

 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kebakaran di Batam hari ini, Rabu (3/9/2025) terjadi di Kavling Bukit Melati, Kecamatan Sagulung, sekira pukul 12.00 WIB.

Informasi sementara yang dihimpun wartawan Tribunbatam.id di lapangan, setidaknya ada tiga bangunan semi permanen di Blok I-2 di wilayah itu yang terbakar.

Warga sekitar menyebut, bangunan yang terbakar itu merupakan kos-kosan. 

Namun ada juga yang menyebut mess pekerja sebuah perusahaan galangan kapal di Batam.


Bangunan itu ditempati sejumlah orang.


Baca Selengkapnya

Duda di Batam Bakar Motor Janda yang Jadi Pacarnya, TV Korban juga Dirusak Gegara Cemburu

 

DITANGKAP POLISI - Kolase KH, pelaku dugaan penganiayaan dan pengrusakan di Sagulung Batam, saat diamankan polisi, Rabu (27/8/2025).
DITANGKAP POLISI - Kolase KH, pelaku dugaan penganiayaan dan pengrusakan di Sagulung Batam, saat diamankan polisi, Rabu (27/8/2025).(Dok. Polsek Sagulung)

 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Warga Kavling Seroja, Sei Pelunggut, Kecamatan Sagulung, Kota Batam digegerkan aksi nekat seorang pria berinisial KH (43). 

Pasalnya, duda ini diduga melakukan penganiayaan dan pengrusakan akibat cemburu terhadap pacarnya, SDT (28), seorang janda.

Dari informasi yang diterima, peristiwa ini terjadi pada Selasa (26/8/2025) dini hari. 

KH yang kalap setelah menuduh pacarnya selingkuh, membakar sepeda motor korban dan menghancurkan televisi di ruang tamu. 

Bahkan, ia sempat mencoba menyerang ponakan korban dengan cairan yang diduga air keras, dan menyiramnya saat membuka pintu.


Baca Selengkapnya

Pengakuan Baru Andriyani setelah Anaknya Viral Jarah Jam Tangan Rp11,5 Miliar Milik Ahmad Sahroni

 

RUMAH SAHRONI DIJARAH - Seorang bocah (KANAN) menunjukkan jam tangan Richard Mille seharga miliaran rupiah milik anggota DPR RI Ahmad Sahroni, Sabtu (30/8/2025) dalam aksi warga menjarah rumah dewan tersebut. Ahmad Sahroni (KIRI) ketika memakai jam tangan tersebut dalam postingan fotonya yang dibagikan pada 26 Mei 2025. Kini jam tangan mewah tersebut telah dikembalikan.
RUMAH SAHRONI DIJARAH - Seorang bocah (KANAN) menunjukkan jam tangan Richard Mille seharga miliaran rupiah milik anggota DPR RI Ahmad Sahroni, Sabtu (30/8/2025) dalam aksi warga menjarah rumah dewan tersebut. Ahmad Sahroni (KIRI) ketika memakai jam tangan tersebut dalam postingan fotonya yang dibagikan pada 26 Mei 2025. Kini jam tangan mewah tersebut telah dikembalikan.(Instagram @ahmadsahroni88/X @yourhappinestt2)

 

TRIBUNBATAM.id - Aksi penjarahan di rumah Anggota DPR RI, Ahmad Sahroni di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Sabtu (30/8/2025) sore, menjadi sorotan publik.

Pasalnya terdapat bocah SMP berinisial MI yang mendapatkan jam tangan mewah hasil jarahan di rumah Ahmad Sahroni.

Tak disangka jam tangan yang diambil MI tersebut merek Richard Mille seharga Rp11,7 miliar.

Sebenarnya MI sempat terekam video yang viral di media sosial, sedang memamerkan jam tangan milik Ahmad Sahroni itu.

Hingga akhirnya, orang tua MI memilih untuk memulangkan jam tangan miliaran hasil jarahan anaknya.


Baca Selengkapnya

Warga Tanjung Piayu di Batam 13 Jam Alami Mati Listrik, PLN Ungkap Penyebabnya

 

PLN BATAM - Layangan yang tersangkut di kabel listrik penyabab padamnya listrik di Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) selama 13 jam, Rabu (3/9/2025).
PLN BATAM - Layangan yang tersangkut di kabel listrik penyabab padamnya listrik di Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) selama 13 jam, Rabu (3/9/2025).(Dok PLN Batam)

 

TRIBUNBATAM.id, BATAM – Manajemen Perusahaan Listrik Negara atau PLN Batam mengungkap penyebab pemadaman listrik yang terjadi di Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Pemadaman listrik di Batam sebelumnya dialami warga Perumahan Kampung Daun.

Selama lebih kurang 13 jam aliran listrik di sana tidak menyala. 

Kondisi ini membuat warga Sei Beduk Batam resah, apalagi bagi keluarga yang memiliki anak kecil.

Warga Perumahan Kampung Daun, RW 17 Kelurahan Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, Def Rizal mengatakan listrik di rumahnya padam mulai pukul 22.20 WIB, Selasa (2/9/2025).


Baca Selengkapnya

Sahroni dan Keluarga Dibunuh di Indramayu, Bisnis Sarang Walat Diduga Jadi Motif Pelaku Kejahatan

 

PEMAKAMAN 1 KELUARGA - Prosesi pemakaman 5 jenazah korban pembunuhan di Kelurahan Paoman, Indramayu di Pemakaman Keluarga Nyairesik Desa/Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Rabu 3 September 2025.
PEMAKAMAN 1 KELUARGA - Prosesi pemakaman 5 jenazah korban pembunuhan di Kelurahan Paoman, Indramayu di Pemakaman Keluarga Nyairesik Desa/Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Rabu 3 September 2025.(TribunJabar.id/Eki Yulianto)

 

TRIBUNBATAM.id, INDRAMAYU  – Kasus penemuan lima jenazah dalam satu liang kubur di halaman belakang rumah di Kelurahan Paoman, Indramayu, Jawa Barat, masih menyisakan duka mendalam sekaligus pertanyaan besar, apa motif di balik tragedi keji ini?

Kelima korban, yakni Sahroni (70), anaknya Budi (43), menantu Euis (37), serta dua cucunya, Ratu (7) dan seorang bayi berusia delapan bulan, ditemukan terkubur di bawah pohon nangka, Senin (1/9/2025) sore. Penemuan itu bermula dari laporan warga yang mencium bau busuk menyengat dari rumah korban.

Saat polisi menggali gundukan tanah mencurigakan, kengerian pun terungkap.

Lima jenazah keluarga Sahroni tergeletak dalam satu liang, bercampur dengan sprei, terpal berbercak darah, serta peralatan menggali seperti cangkul dan ember kecil.

Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, menyebut korban diduga sudah meninggal dua hari sebelum ditemukan.


Baca Selengkapnya

(*/Tribunbatam.id)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved