Rabu, 3 Juni 2026

TONGKANG BOCOR DI PERAIRAN BATAM

Tongkang Muatan Batu Granit Tujuan Singapura Bocor di Perairan Batam, Videonya Viral

Video viral tongkang muatan granit dari Karimun tujuan Singapura bocor diketahui terjadi di perairan Pulau Putri, Batam, Sabtu (6/9) pagi

Tayang:
Penulis: ronnye lodo laleng | Editor: Dewi Haryati
Dok.PPLP Tanjung Uban untuk Tribun Batam
TONGKANG BOCOR - Tongkang BG Bina Marine 80 alami kebocoran dan dikandaskan di perairan Pulau Putri, Nongsa, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (6/9/2025). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Video tongkang, BG Bina Marine 80 mengalami kebocoran saat berlayar dari Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menuju Singapura viral di media sosial (medsos).

Video viral itu belakangan diketahui terjadi di perairan Pulau Putri, Kelurahan Sambau, Kecamatan Nongsa, Batam pada Sabtu (6/9/2025) sekitar pukul 08.30 WIB.

Dalam video berdurasi 46 detik itu, tampak kapal tongkang itu sudah dalam posisi miring ke kanan.

Sebagian tongkang sudah masuk ke dalam air laut.

Sejumlah muatan pun sudah terkena air, beberapa di antaranya masuk ke dalam air laut yang cukup dalam.

Kapal Tugboat warna putih hitam sudah mepet ke tongkang tersebut.

Dimintai tanggapannya, Kepala Pangkalan PLP Tanjunguban, Sugeng Riyono mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Batam VTS serta KSOP Batam untuk menangani situasi tersebut.

Pangkalan PLP Tanjunguban juga telah mengerahkan KN 547 ke lokasi tongkang, untuk mengamankan alur pelayaran dan mencegah gangguan.

"Saat ini sudah kami tangani untuk dievakuasi," kata Sugeng, Minggu (7/9/2025).

Kasi Operasi Pangkalan PLP Tanjunguban, Alfaizul mengatakan, tongkang yang dipandu Tugboat (TB) Bina Marine 81 membawa muatan batu granit jenis halus.

Dalam perjalanannya, nakhoda kapal menyadari adanya masalah serius ketika melihat tongkang mengalami kemiringan.

Air laut yang masuk ke lambung sebelah kanan mengakibatkan kapal mengalami kemiringan hingga 50 derajat.

Setelah menyadari kondisi darurat, nakhoda kapal segera melaporkan kejadian tersebut ke Batam VTS untuk meminta bantuan, menentukan posisi yang aman guna mengandaskan tongkang.

Selanjutnya, Batam VTS berkoordinasi dengan Pangkalan PLP Tanjunguban.

"Kami kemudian berkoordinasi dengan KSOP Batam terkait rencana pengamanan tongkang yang mengalami kebocoran," ujarnya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved