KECELAKAAN KERJA DI BATAM
Kecelakaan Kerja di PT PLTGU Tanjunguncang, PLN Batam Fokus Dampingi Keluarga Korban
PLN Batam angkat bicara soal kecelakaan kerja yang merenggut nyawa Rudi Antoro (44), karyawan PLTGU Tanjunguncang, pada Jumat (12/9) lalu.
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Manajemen Perusahaan Listrik Negara (PLN) Batam angkat bicara soal kecelakaan kerja di Batam yang merenggut nyawa Rudi Antoro (44).
Dalam kecelakaan kerja di Batam pada Jumat (12/9/2025) lalu, seorang karyawan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap atau PLTGU Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) .
Manager Humas PT PLN Batam, Novi Hendra saat dikonfirmasi mengatakan saat ini pihaknya masih fokus memberikan perhatian kepada keluarga korban serta mengurus pemakaman.
"Manajemen PLN Batam saat ini sedang fokus mengurus pemakaman dan memberikan perhatian ke keluarga," ujar Novi kepada TribunBatam.id, Minggu (14/9/2025).
Ia menambahkan, PLN Batam segera mengambil langkah evaluasi internal.
Sedangkan penyelidikan penyebab kecelakaan sepenuhnya diserahkan kepada pihak kepolisian.
"PLN Batam segera mengambil langkah untuk evaluasi internal dan menyerahkan penyelidikan atau penyebab kecelakaan ke pihak kepolisian," sambungnya.
Novi juga memastikan korban, Rudi Antoro (44), merupakan karyawan yang sudah lama mengabdi di PLTGU Tanjunguncang.
"Beliau di perusahaan posisinya sebagai TC Pemeliharaan Mesin dan alat bantu PT PLTGU Tanjunguncang. Sudah bekerja cukup lama, sekitar 22 tahun," terangnya.
Sebagai informasi, Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap Tanjunguncang ini bergerak di bidang pembangkitan listrik, yaitu menghasilkan listrik untuk memenuhi kebutuhan sistem kelistrikan Batam.
Pantauan di lokasi, pekerja dan petugas pos jaga juga bekerja normal seperti hari biasanya.
Namun, pada hari Minggu ini terlihat lebih minim aktivitas dibandingkan weekday.
Dari luar area PT tampak puluhan motor pekerja terparkir di luar gerbang masuk.
Penjelasan Polisi Soal Kecelakaan Kerja di Batam
Kapolresta Barelang, Kombes Pol Zaenal Arifin, S.I.K melalui Kapolsek Batuaji, AKP Raden Bimo Dwi Lambang, S.Tr.K., S.I.K sebelumnya mengungkap kronologi kecelakaan kerja di Batam.
Kejadian bermula sekira pukul 14.30 WIB ketika korban bersama dua rekannya sedang melakukan perbaikan pipa GLP yang bocor di lokasi proyek.
| Surya Makmur Minta Disnaker Kepri Beri Sanksi dan Hentikan Sementara Aktivitas di PT ASL Shipyard |
|
|---|
| Korban Kecelakaan Kerja di PLTGU Tanjunguncang Batam Dimakamkan di Pati |
|
|---|
| Kecelakaan Kerja di PT LOI Batam, Polisi Periksa 10 Saksi, Disnaker Kepri Investigasi Pelanggaran K3 |
|
|---|
| Kecelakaan Kerja di Batam, Keluarga Pertanyakan Kematian Ignasius, Ini Penjelasan PT LOI |
|
|---|
| Kecelakaan Kerja di PT Citra Shipyard Batam, Polisi Sebut Tak Ada Indikasi Korban Tersengat Listrik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/PLTGU-1409.jpg)