Jumat, 15 Mei 2026

HONORER PEMKO BATAM DIHAJAR ISTRI POLISI

FB Istri Polisi yang Hajar Honorer Pemko Batam Minta Maaf dan Siap Tanggung Jawab

FB, istri polisi yang hajar honorer Pemko Batam minta maaf secara langsung kepada korban saat mediasi di Polsek Batam Kota, Kamis (18/9).

Tayang:
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Dewi Haryati
Ucik Suwaibah/Tribun Batam
PENGANIAYAAN DI BATAM - Kolase dugaan penganiayaan pegawai Pemko Batam, KP, oleh FB, seorang istri polisi di Alun-alun Engku Putri Batam Center (foto kiri). Potret terlapor FB didampingi suaminya, AY, usai mediasi dengan KP di Mapolsek Batam Kota, Kamis (18/9/2025). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Proses mediasi antara KP (24), honorer Pemko Batam dengan FB--oknum Ibu Bhayangkari yang menjadi terlapor dalam kasus dugaan penganiayaan, berlangsung di Polsek Batam Kota, Kamis (18/9/2025).

FB hadir didampingi suaminya, AY, yang merupakan polisi aktif di Polda Kepri, sejak pukul 09.00 WIB di Mapolsek Batam Kota.

Wanita itu mengenakan blouse putih dan celana jeans biru saat memasuki ruang Unit Reskrim. Sedangkan suaminya mengenakan kaos kemeja warna coklat.

Usai mediasi, istri polisi di Batam itu hanya diam membisu di hadapan wartawan. Suaminya AY, yang lebih banyak menyampaikan hasil mediasi kepada wartawan.

Berdasarkan keterangan suaminya, AY, istrinya telah menyampaikan permohonan maaf langsung kepada korban--KP. 

Ia menepis anggapan, FB tidak menyesali perbuatannya dari video yang diterima oleh korban belum lama ini.

"Mungkin salah pemahaman dalam menerima. Istri saya bermohon untuk meminta maaf. Dan dari sananya juga berkenan untuk mediasi. Mungkin cara penyampaian istri saya yang kurang dapat diterima," ujar AY saat ditemui di Mapolsek Batam Kota.

Terkait perasaan korban yang sempat tersinggung dengan beredarnya sebuah video, AY menjelaskan, istrinya tidak bermaksud meremehkan. 

"Mungkin penyampaian istri saya yang kurang dapat diterima, tapi maksudnya bukan menyepelekan. Kami ingin meluruskan hal ini," ujar AY memberi klarifikasi.

Pihaknya juga telah memohon maaf kepada korban dan menyatakan siap bertanggung jawab.

"Kami bersedia meluruskan dan mengembalikan nama baiknya lagi, dan berkenan klarifikasi untuk meluruskan. Mungkin kalau untuk yang bersangkutan ada sakit yang ia rasakan, kami bersedia untuk bertanggung jawab untuk mengobati," kata AY.

AY berharap pihak korban yang tak lain merupakan rekan istrinya bisa berdamai.

"Kami ingin hubungan kembali baik seperti sebelumnya. Semoga mediasi ini membawa jalan terbaik," katanya.

Berdiri di samping suaminya, tak ada kata yang diucapkan FB. Ia kadang hanya mengangguk dan menggelengkan kepala saat suaminya menjawab pertanyaan media.

Sebelumnya, Kapolsek Batam Kota, Kompol Anak Agung Made Winarta mengatakan, pihaknya membenarkan adanya mediasi yang dilakukan pihak pelapor dan terlapor hari ini.

"Hari ini ada mediasi. Proses masih berjalan," katanya. (Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved