Kamis, 21 Mei 2026

BRI Batam Gandeng KMP Pulau Buluh Salurkan KUR, Perluas Akses Warga di Pesisir Dapat Modal

BRI gandeng Koperasi Merah Putih Pulau Buluh, Bulang, Batam, sebagai agen BRILink untuk salurkan KUR ke warga pesisir

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Dewi Haryati
Ian Sitanggang
BERI KETERANGAN - Foto Area Head BRI Batam, Yulizar Verda Febrianto saat beri keterangan ke wartawan. BRI Batam gandeng Koperasi Merah Putih Pulau Buluh untuk salurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Bank Rakyat Indonesia (BRI) resmi menggandeng Koperasi Merah Putih (KMP) Kelurahan Pulau Buluh, Kecamatan Bulang, Kota Batam, sebagai agen BRILink sekaligus mitra penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). 

Langkah ini menjadi bagian dari realisasi kebijakan Menteri Keuangan bagi bank-bank Himbara dalam memperluas akses permodalan masyarakat.

Area Head BRI Batam, Yulizar Verda Febrianto, mengatakan hadirnya KMP Pulau Buluh sebagai mitra strategis diharapkan mampu memperkuat perputaran ekonomi di kawasan pesisir Kepulauan Riau (Kepri). 

Tidak hanya sebagai toko sembako, KMP juga kini berfungsi melayani transaksi keuangan dan penyaluran modal usaha bagi warga.

“Sesuai dengan kebijakan Himbara, kami menggandeng KMP di wilayah pesisir. Ke depan, koperasi ini tidak hanya mendukung transaksi keuangan masyarakat, tetapi juga membantu menjaga keuangan internal koperasi itu sendiri,” kata Yulizar, baru-baru ini.

Seperti diketahui, KMP Pulau Buluh menjadi koperasi pertama yang beroperasi dari total 64 titik KMP yang direncanakan di Batam

Meski berlokasi di hinterland, koperasi ini berdiri dengan modal kepercayaan, mengandalkan sistem gotong royong khas masyarakat Melayu.

Sebelumnya Wali Kota Batam Amsakar Achmad menilai kehadiran KMP Pulau Buluh merupakan bukti nyata semangat kebersamaan warga pesisir. 

Ia mengatakan, walau belum mendapat dukungan penuh dari Himbara, operasional koperasi sudah berjalan berkat dukungan PT Putera Daerah Sukses Bersama sebagai pemasok sembako, PT Mitra Candi Abadi sebagai penyuplai gas LPG 3 kg, serta dukungan finansial dari Bank BRI.

“Uniknya, seluruh produk yang masuk ke koperasi tidak dibayar di depan. Pembayaran dilakukan sesuai kesepakatan dengan distributor. Ini bukti kuat bahwa koperasi ini berdiri di atas modal kepercayaan,” kata Amsakar.

Sementara untuk memastikan keberlanjutan koperasi tersebut, Pemko Batam telah membentuk struktur dewan pengawas KMP yang melibatkan pihak perbankan dan distributor. 

Tujuannya agar seluruh proses perputaran ekonomi berjalan sehat, transparan, dan akuntabel.

“Mereka akan melihat langsung bagaimana roda ekonomi masyarakat pesisir bergerak. Karena itu, kami minta pengurus benar-benar menjaga modal kepercayaan ini,” katanya. (Tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved