PROGRAM MBG
Batam Terbanyak Kasus Program MBG Bermasalah, Serpihan Kaca, Ulat, Jangkrik Hingga Mual
Batam terbanyak kasus program MBG bermasalah. Catatan Tribun Batam mengungkap, setidaknya terdapat 9 kasus di Provinsi Kepri. Berikut ini rangkumannya
Ia melanjutkan kejadian tersebut baru pertama kali terjadi dan langsung menjadi bahan evaluasi internal.
"Selama ini buah yang kami gunakan aman-aman saja, tidak ada masalah. Pengecekan kita sesuai prosedur, buah-buah pilihan yangg berkualitas yang dipilih," tambahnya.
Gunawan menjelaskan, setiap buah yang dipakai untuk MBG adalah buah pilihan yang dibeli khusus untuk langsung disajikan.
Prosedur pengecekan dan standar kebersihan juga sudah diterapkan.
“Pas barang datang juga sudah kami pastikan buah itu layak, sesuai standar dan kami jg waktu pengemasan sesuai standar kebersihan. Memang ini masih ada satu ekor ulat yang nyelip," tegasnya.
2. Jangkrik di SMAN 14 Batam
Makanan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Negeri 14 Batam menuai sorotan.
Seorang pelajar menemukan serangga dalam paket makanannya pada Kamis (18/9/2025). Awalnya, serangga itu diduga anak kecoak hingga membuat heboh setelah orang tua siswa melaporkannya ke media.
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Batu Ampar, Yarmanto menegaskan temuan hewan dalam ompreng makana bergizi gratis oleh siswa SMA N 14 Batam bukan kecoa.
“Setelah dicek bersama pihak sekolah, itu bukan anak kecoak, melainkan jangkrik. Jadi berbeda dengan yang ramai dibicarakan,” ujar Yarman kepada Tribun Batam ketika ditemui di dapur yayasan, Senin (22/9).
Yarman menambahkan, seluruh tahapan penyediaan MBG mulai dari pemilihan bahan, proses masak, pengecekan hingga distribusi sudah dijalankan sesuai standar. Kendati demikian, ia mengakui insiden ini menjadi bahan evaluasi serius.
“Kami ingin memastikan pengawasan lebih ketat lagi, baik dari dapur hingga saat makanan tiba di sekolah. Intinya, standar kebersihan tetap jadi prioritas,” ujarnya.
3. Menu MBG di SDN 001 Batuaji VIRAL
Seorang wali murid di Batam mengeluhkan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN 001 Batuaji yang didistribusikan pada Senin (22/9/2025).
Dalam unggahan tersebut, wali murid tak hanya mengeluhkan porsi MBG yang minim, tetapi juga standar menu yang disajikan.
Unggahan keluhan itu viral di media sosial, menampilkan foto satu porsi makan dalam ompreng yang berisi potongan tahu goreng, sepotong lauk ayam, beberapa irisan singkong goreng, sedikit tumis sayur, serta satu buah pisang dengan saus sambal dalam sachet.
"Tolong bagian dapur MBG Batuaji, ini MBG apa-apaan. Coba kalian saja yang makan atau kasih anakmu sendiri, mau gak makan itu?," tulis seorang pengguna Facebook sembari menyebut makanan itu dibagikan untuk siswa SDN 001 Batuaji pada Senin (22/9/2025).
| Kepala BGN Tanggapi Protes Guru yang Bandingkan Gaji Mereka Dengan Pencuci Ompreng |
|
|---|
| Diduga Keracunan Ayam Panggang, Belasan Siswa SD As Syifa Alami Mual dan Muntah |
|
|---|
| Polsek Daik Lingga Kawal Distribusi 1.554 Porsi Makan Bergizi Gratis |
|
|---|
| Akhirnya Kepala BGN Bantah Harga Motor Listrik MBG Rp58 Juta, yang Benar itu Rp42 Juta Per Unit |
|
|---|
| Menteri Purbaya Sebut Presiden Prabowo Tak Tau Ada Anggaran Motor Untuk MBG, Kemenkeu Kecolongan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Potret-siswa-mengangkut-ompreng-MBG-untuk-dikonsumsi.jpg)