ADOB dan Dishub Kepri Akan ke Jakarta, Dorong Penutupan Sementara Aplikator Ini
ADOB bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kepri akan segera ke Jakarta untuk menemui Kementerian Perhubungan, dorong penutupan sementara aplikasi Maxim
Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Dewi Haryati
“Lucu saja kalau ada yang menolak, padahal ini sudah jelas-jelas berdasarkan SP3 resmi dari Pemprov Kepri,” kata Djafri.
Meski demikian, ADOB mengaku tetap memperhatikan nasib para driver yang saat ini menggantungkan penghasilan di platform Maxim.
“Sanksinya tidak permanen. Begitu mereka taat dan mengikuti ketentuan tarif sesuai regulasi, tentu bisa beroperasi lagi,” jelasnya.
Djafri menegaskan, perjuangan ADOB selama ini selalu berpihak kepada kesejahteraan driver online.
“Sejak awal kami konsisten memperjuangkan tarif layak, BPJS, dan operasional yang adil bagi seluruh driver. Ini bukan soal Maxim semata, tapi soal keadilan bagi semua,” tutup Djafri.
Wartawan Tribunbatam.id belum mendapat konfirmasi dari pihak Dishub Kepri dan Maxim terkait hal ini.
(Tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang)
| 5 Tuntutan Demo Mahasiswa soal Kenaikan BBM, Minta Prabowo Akui Kesalahan Pemerintah |
|
|---|
| Resmi, Mantan Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong Jadi Persija Jakarta |
|
|---|
| Penemuan Mayat Wanita di Kamar Kos, Diduga Korban Pembunuhan, Uang Rp 20 Juta Hilang |
|
|---|
| Jumlah Penumpang dari Tanjungpinang ke Jakarta via Bandara RHF Turun Hingga 50 Persen |
|
|---|
| Transfer Super League, Persija Lepas Pemain Asing Maxwell, Allano, Bruno Tubarao, Jean Mota |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Ilustrasi-pengendara-maxim-Yuki-1.jpg)