Rabu, 20 Mei 2026

BERITA POPULER BATAM

Daftar 7 Berita Populer Hari Ini, Nelayan Selamatkan Pria yang Lompat dari Jembatan Barelang Batam

Daftar 7 Berita Populer pilihan Hari Ini, Rabu (14/1/2026), nelayan selamatkan seorang pria yang melompat dari Jembatan Barelang Batam

Tayang:
Editor: Mairi Nandarson
Tribunbatam.id/Istimewa untuk Tribun Batam
TERJUN DARI JEMBATAN BARELANG - Seorang pria diselamatkan nelayan usai terjun dari jembatan 1 Barelang, Selasa (13/1/2026) sore. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Aksi sigap seorang nelayan berhasil menyelamatkan nyawa seorang pria berinisial MD (25) yang mengalami insiden di Jembatan 1 Barelang, Kota Batam, Selasa (13/1/2026) sore. Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 17.00 WIB, bertepatan dengan jam pulang kerja.

Nelayan tersebut melihat korban muncul ke permukaan perairan di bawah jembatan dan langsung memberikan pertolongan. Korban ditarik ke atas perahu, lalu dibawa ke tepi pantai untuk diamankan.

Komandan Pos Jembatan 1 Barelang Ditpam BP Batam, Blasius, mengatakan petugas sebenarnya telah menerima laporan warga sebelum kejadian. Warga melihat seorang pria duduk di tepi jembatan dan mengkhawatirkan keselamatannya.

“Petugas langsung menuju lokasi setelah menerima laporan. Namun, sebelum sempat dilakukan pendekatan, yang bersangkutan sudah terjun,” ujar Blasius kepada Tribun Batam.

Ia menyebut keberadaan nelayan di sekitar lokasi menjadi faktor penting dalam penyelamatan korban.
“Beruntung ada nelayan yang melintas. Saat korban muncul ke permukaan, langsung ditolong dan dibawa ke tepian. Korban selamat,” tambahnya.\

Dari Lingga seorang pria lanjut usia berinisial LH ditetapkan sebagai tersangka kasus kecelakaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

Korban meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan medis di Batam.

LH diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Lingga oleh Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satuan Lalu Lintas Polres Lingga dalam pelimpahan perkara tahap II, Selasa (13/1/2026).

Dua informasi itu adalah di antara berita populer pilihan hari ini, berikut informasinya : 

Asa Monika Tunggu Suami yang Hilang saat Melaut di Bintan: Hati Kecil Saya Bilang Masih Hidup

NELAYAN DI BINTAN HILANG  - Monika Sabariaci (55) istri Top (61), nelayan Bintan yang dilaporkan hilang saat mencari ketam sejak Senin (5/1) saat ditemui di rumahnya di Kampung Panglong, RT 001, RW 001, Desa Berakit, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Senin (12/1/2026).
NELAYAN DI BINTAN HILANG - Monika Sabariaci (55) istri Top (61), nelayan Bintan yang dilaporkan hilang saat mencari ketam sejak Senin (5/1) saat ditemui di rumahnya di Kampung Panglong, RT 001, RW 001, Desa Berakit, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Senin (12/1/2026).(TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng)
Ringkasan Berita:
  • Monika Sabariaci (55), suami Top (61), nelayan di Bintan yang hilang saat mencari ketam sejak Senin (5/1/2026) yakin suaminya masih hidup, serta pulang dengan selamat.
  • Ia menyebut Top mencari ketam di hutan bakau sekitar 500 meter dari rumah mereka.
  • Ia mengungkap komunikasi terakhir dengan suami, sebelum dilaporkan hilang.

TRIBUNBATAM.id, BINTAN - Sinar matahari sore itu menyinari rumah panggung milik Monika Sabariaci (55) di Kampung Panglong, RT 001, RW 001, Desa Berakit, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Sinar matahari sore itu menyinari kedua bola mata Monika yang tengah duduk termenung di teras rumah berdinding papan itu.

Monika kala itu, sedang bersedih dan menunggu kepulangan sang suami Top (61).

Lansia 61 tahun itu, sebelumnya dilaporkan hilang saat mencari ketam di hutan bakau sekitar 500 meter dari rumah mereka, Senin (5/1/2026).

Baca Selengkapnya

Transaksi Gagal, Pemuda 20 Tahun di Sagulung Batam Ditangkap Saat Tunggu Pemesan Sabu

DIPERIKSA PENYIDIK - Tersangka AP (20) saat diperiksa di ruang penyidik Unit Reskrim Polsek Sagulung Batam, Selasa (13/1/2026)
DIPERIKSA PENYIDIK - Tersangka AP (20) saat diperiksa di ruang penyidik Unit Reskrim Polsek Sagulung Batam, Selasa (13/1/2026)(Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Upaya transaksi sabu yang diduga akan dilakukan seorang pemuda di Batam berinisial AP berakhir di tangan polisi. 

Pemuda 20 tahun itu ditangkap Unit Reskrim Polsek Sagulung di depan Toko Arisa, Kelurahan Sagulung Kota, Kecamatan Sagulung, pada Minggu (11/1/2026) malam.

AP diamankan sekira pukul 22:30 WIB karena diduga tengah menunggu pemesan sabu. 

Penangkapan berawal dari laporan warga mengenai aktivitas transaksi narkotika di lokasi tersebut. 

Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan pengintaian hingga akhirnya pelaku disergap.

Baca Selengkapnya

Kronologis Kecelakaan di Pamedan Tanjungpinang Libatkan Dua Mobil Hingga Viral di Medsos

KECELAKAAN DI TANJUNGPINANG VIRAL  - Dua mobil masing-masing Toyota Avanza warna hitam BP 1071 G dan Toyota Camry warna putih BP 614 NA yang terlibat lakalantas di Pamedan, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (13/1/2026).
KECELAKAAN DI TANJUNGPINANG VIRAL - Dua mobil masing-masing Toyota Avanza warna hitam BP 1071 G dan Toyota Camry warna putih BP 614 NA yang terlibat lakalantas di Pamedan, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (13/1/2026).(TribunBatam.id/Istimewa)

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG - Viral di medsos kecelakaan di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (13/1/2026).

Kecelakaan di Tanjungpinang itu melibatkan dua mobil pribadi. 

Dua unit mobil yang terlibat kecelakaan itu yakni Toyota Avanza warna hitam dengan nomor polisi BP 1071 G dan Toyota Camry warna putih BP 614 NA.

Peristiwa itu terjadi sekira pukul 11.30 WIB di jalan Ahmad Yani tepatnya di depan Kantor Telkom Kota Tanjungpinang.

Seorang pengendara motor, Bambang mengatakan peristiwa itu mengundang perhatian pengendara lain yang melintas. 

Baca Selengkapnya

Berkat Kesigapan Nelayan, Pria yang Loncat dari Jembatan 1 Barelang Selamat

Seorang pria diselamatkan nelayan usai terjun dari jembatan 1 Barelang, Selasa (13/1/2026) sore.
Seorang pria diselamatkan nelayan usai terjun dari jembatan 1 Barelang, Selasa (13/1/2026) sore.(Tribunbatam.id/Istimewa untuk Tribun Batam)

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Aksi sigap seorang nelayan berhasil menyelamatkan nyawa seorang pria berinisial MD (25) yang mengalami insiden di Jembatan 1 Barelang, Kota Batam, Selasa (13/1/2026) sore. Kejadian itu berlangsung sekitar pukul 17.00 WIB, bertepatan dengan jam pulang kerja.

Nelayan tersebut melihat korban muncul ke permukaan perairan di bawah jembatan dan langsung memberikan pertolongan. Korban ditarik ke atas perahu, lalu dibawa ke tepi pantai untuk diamankan.

Komandan Pos Jembatan 1 Barelang Ditpam BP Batam, Blasius, mengatakan petugas sebenarnya telah menerima laporan warga sebelum kejadian. Warga melihat seorang pria duduk di tepi jembatan dan mengkhawatirkan keselamatannya.

“Petugas langsung menuju lokasi setelah menerima laporan. Namun, sebelum sempat dilakukan pendekatan, yang bersangkutan sudah terjun,” ujar Blasius kepada Tribun Batam.

Ia menyebut keberadaan nelayan di sekitar lokasi menjadi faktor penting dalam penyelamatan korban.

“Beruntung ada nelayan yang melintas. Saat korban muncul ke permukaan, langsung ditolong dan dibawa ke tepian. Korban selamat,” tambahnya.

Baca Selengkapnya

Kasus Pengambilan Barang di Swalayan Mandiri Bintan Tak Berlanjut ke Proses Hukum

PENCURIAN  - Seorang ibu-ibu berinisial T ketahuan nyolong sejumlah barang di Swalayan Mandiri, KM 16, Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), Senin (12/1/2026).
PENCURIAN - Seorang ibu-ibu berinisial T ketahuan nyolong sejumlah barang di Swalayan Mandiri, KM 16, Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), Senin (12/1/2026).(Tribunbatam.id/Istimewa)

TRIBUNBATAM.id, BINTAN - Seorang ibu rumah tangga berinisial T tertangkap mengambil sejumlah barang tanpa membayar di Swalayan Mandiri, KM 16, Kecamatan Toapaya, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri). Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (12/1/2026) pagi.

Aksi itu sempat direkam oleh karyawan swalayan dan beredar luas di media sosial hingga menjadi perhatian publik. Dalam video yang beredar, terlihat seorang karyawan menghentikan langkah pelaku yang hendak meninggalkan area swalayan.

Pelaku sempat berupaya mengembalikan barang yang diambilnya. Namun, petugas tetap mengarahkan yang bersangkutan ke meja kasir untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan, sejumlah barang ditemukan terselip di balik kerudung hitam yang dikenakan pelaku.

Selanjutnya, ibu tersebut diamankan oleh petugas keamanan swalayan untuk dimintai keterangan.

Baca Selengkapnya

Korban Meninggal Usai Dirawat di Batam, Pelaku Tabrak Lari di Lingga Ditahan Walau Umur Sudah Sepuh

Pria Lanjut usia (Lansia) berinisial LH, menjadi tersangka dalam kasus tabrak lari dalam kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau dibawa ke Kejari, Selasa (13/1/2026).
Pria Lanjut usia (Lansia) berinisial LH, menjadi tersangka dalam kasus tabrak lari dalam kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau dibawa ke Kejari, Selasa (13/1/2026).(Tribunbatam.id/Dok. Satlantas Polres Lingga)

TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Peristiwa kecelakaan lalu lintas di Lingga membuat seorang pria lanjut usia (lansia) berinisial LH ditetapkan sebagai tersangka.

Akibat kecelakaan itu mengakibatkan korban meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan medis di Batam.

LH diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Lingga oleh Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satuan Lalu Lintas Polres Lingga dalam pelimpahan perkara tahap II, Selasa (13/1/2026).

Kapolres Lingga AKBP Pahala Martua Nababan melalui Kasatlantas AKP Abdurrahman membenarkan penyerahan tersangka tersebut. Ia menjelaskan, kecelakaan terjadi di wilayah Sungai Raya, Kecamatan Singkep Barat, saat malam hari.

Peristiwa itu melibatkan tersangka LH dan korban JH, yang sama-sama mengendarai sepeda motor. Saat kejadian, LH diketahui membonceng cucunya.

Baca Selengkapnya

Walau Laporan Dicabut, Sidang Etik Iptu TSH Segera Digelar, Propam Polda Kepri Tunggu Surat Korban

Kabid Propam Polda Keprii, Kombes Pol Eddwi Kurniyanto
Kabid Propam Polda Keprii, Kombes Pol Eddwi Kurniyanto(Bereslumbantobing/TribunBatam.id/Beres Lumbantobing)

TRIBUNBATAM.id – Proses sidang kode etik terhadap Iptu TSH, anggota Ditresnarkoba Polda Kepri yang terseret dugaan pemerasan, hingga kini belum dapat digelar.

Kendala utama terletak pada belum diserahkannya surat pernyataan resmi dari pihak korban, meski laporan telah dicabut.

Kepala Bidang Propam Polda Kepri, Kombes Pol Eddwi Kurniayanto, mengatakan Propam masih menunggu kelengkapan administrasi tersebut sebagai dasar untuk menjadwalkan sidang etik.

“Surat pernyataan dari korban belum kami terima. Itu yang saat ini masih kami tunggu,” kata Eddwi, Selasa (13/1/2026).

Menurutnya, pencabutan laporan tidak serta-merta menghentikan proses etik.

Baca Selengkapnya

[ tribunbatam.id ]

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved