Kebakaran di Batam
Kebakaran Mulai Marak di Batam, Damkar Ingatkan Warga Hindari Aktivitas Pemicu Api
Memasuki musim kemarau, kasus kebakaran di Batam semakin sering terjadi. Damkar minta warga tingkatkan kewaspadaan untuk cegah kebakaran
Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Dewi Haryati
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Memasuki musim kemarau, kasus kebakaran di Batam semakin sering terjadi. Kebakaran tidak hanya melanda lahan dan hutan, tetapi juga permukiman warga.
Menanggapi kondisi tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Batam mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, serta menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Kabid Pencegahan Damkar Batam, Muhammad Hafiz, mengatakan pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, baik di lingkungan permukiman maupun perusahaan, sebagai upaya mitigasi bencana kebakaran.
“Belakangan ini kami gencar melakukan sosialisasi pencegahan kebakaran, baik di kompleks perumahan maupun di perusahaan,” kata Hafiz, Minggu (26/1/2026).
Ia mengatakan, kebakaran dapat disebabkan berbagai faktor, sehingga kewaspadaan harus dilakukan sejak dini.
Kondisi cuaca panas yang disertai angin kencang saat ini, sangat berpotensi meningkatkan intensitas kebakaran.
“Cuaca panas dan angin kencang membuat api cepat menyebar. Sekecil apa pun sumber api bisa memicu kebakaran besar dalam waktu singkat,” kata Hafiz.
Ia mengimbau warga tidak membakar hutan, lahan, maupun sampah, terutama di area terbuka. Sebab api kecil dapat dengan mudah meluas dan sulit dikendalikan dalam kondisi cuaca ekstrem.
Selain itu, Hafiz juga mengingatkan masyarakat, khususnya para perokok, agar tidak membuang puntung rokok sembarangan.
Puntung rokok yang masih menyala berisiko memicu kebakaran di area yang kering dan mudah terbakar.
Untuk pencegahan di lingkungan rumah, Hafiz mengingatkan warga agar mematikan saklar listrik yang tidak digunakan, dan melepas regulator tabung gas saat meninggalkan rumah.
“Penyambungan listrik yang berlebihan pada satu sumber saklar juga berpotensi menimbulkan percikan api yang dapat menyebabkan kebakaran,” ujarnya.
Ia menegaskan menjaga lingkungan dari bahaya kebakaran merupakan tanggung jawab bersama.
“Mari kita jaga lingkungan kita dari bahaya kebakaran. Kebakaran bukan hanya merusak harta benda, tetapi juga dapat mengancam nyawa,” kata Hafiz.
Sebelumnya diberitakan, kebakaran melanda kawasan Perumahan Permata Asri 1 Tahap 1, Tanjung Piayu, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam, Sabtu (24/1/2026) malam.
Peristiwa itu terjadi sekira pukul 23.15 WIB dan menghanguskan sedikitnya dua unit rumah warga.
Api dengan cepat membesar hingga menyelimuti bagian atap dan bangunan rumah.
Pantulan cahaya api terlihat menyala terang di tengah gelapnya malam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun Batam, warga sekitar sempat berupaya memadamkan api menggunakan alat seadanya sebelum damkar datang.
"Iya ada kebakaran. Kebakarannya di Blok F, dua rumah, nomor 28 dan 29," ujar seorang warga, SN.
Ia mengatakan, warga bergotong-royong berusaha menahan api agar tidak merembet ke rumah lain.
Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi, disertai kobaran api dari bagian dalam bangunan.
Dugaan sementara, penyebab kebakaran dipicu korsleting listrik. (Tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang)
| Hutan Lindung Tanjung Riau Dilahap si Jago Merah, Petugas Sulit Jangkau Titik Api |
|
|---|
| Kebakaran Hutan di Malam Takbiran, Warga Sei Harapan Lega Setelah Tim Damkar Tiba di Lokasi |
|
|---|
| Breakingnews, Kebakaran Hutan di Sekupang Batam, Warga Panik Api Sudah Sampai ke Pemukiman |
|
|---|
| Kebakaran Hebat di Batuaji Batam, Bengkel Paradise Ban dan Mobil Lori Hangus Dilalap Api |
|
|---|
| Kebakaran Lahan Kosong di Ruas Jalan Hang Tuah Batam Ganggu Jarak Pandang Pengendara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Kebakaran-rumah-di-Permata-Asri.jpg)