Sabtu, 9 Mei 2026

DEMO AIR DI BATAM

Video Kepala BP Batam Emosi Hadapi Warga Demo Air Viral, Amsakar Akhirnya Buka Suara

Kepala BP Batam Amsakar Achmad akhirnya buka suara soal videonya yang viral tersulut emosi saat hadapi warga Tanjung Sengkuang demo air. Ini sebabnya

Tayang:
Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Dewi Haryati
Ucik Suwaibah/Tribun Batam
BUKA SUARA - Foto Wali Kota Batam yang juga Kepala BP Batam Amsakar Achmad. Amsakar akhirnya buka suara terkait videonya yang viral tersulut emosi hadapi warga demo air, Kamis (22/1/2026) lalu 

Ringkasan Berita:
  • Kepala BP Batam Amsakar Achmad menjelaskan penyebab dirinya tersulut emosi saat menghadapi demo air warga Tanjung Sengkuang yang videonya viral di medsos
  • Amsakar menilai aksi unjuk rasa tersebut tidak lazim karena warga tidak menempuh audiensi, melainkan menyampaikan Tritura dan meminta tuntutan ditandatangani pimpinan BP Batam
  • Perbedaan pandangan antara jawaban Amsakar dan pernyataan perwakilan warga soal kondisi di lapangan, memicu emosi hingga ia turun dari mobil komando mendekati massa


BATAM, TRIBUNBATAM.id
- Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam Amsakar Achmad akhirnya buka suara soal penyebab dirinya tersulut emosi, saat menghadapi demo air dari warga Tanjung Sengkuang di depan Kantor BP Batam, pada Kamis (22/1/2026) lalu. 

Video yang menunjukkan Amsakar tersulut emosi saat hadapi warga ini sempat viral di media sosial. Tidak hanya Amsakar, wakilnya, Li Claudia Chandra juga terpancing emosi saat demo berlangsung.

Banyak pihak yang mengkritik reaksi kedua pimpinan BP Batam itu dalam menghadapi warga yang menyuarakan aspirasi mereka soal air.

Ditemui usai menghadiri rapat paripurna Pergantian Antar Waktu (PAW) Wakil Ketua III DPRD Batam di Gedung DPRD Batam, Rabu (28/1/2026), Amsakar ungkap penyebab dirinya emosi saat menghadapi warga Tanjung Sengkuang.

"Selama 27 tahun ini, pernah gak saya seperti itu?," kata Amsakar sambil melempar senyum khasnya kepada wartawan.

Setelahnya, Amsakar masuk ke dalam mobil dinasnya. Tidak lama kemudian, ia membuka kembali kaca mobilnya.

Amsakar menyebut dirinya terpancing emosi karena unjuk rasa warga Tanjung Sengkuang tersebut dinilainya sangat aneh.

Meski begitu, ia berharap hal ini tak diperpanjang lagi. 

"Saya kira kita closed saja. Saya sudah evaluasi, dan saya sudah coba pahami. Pemahaman saya dari berbagai demo, yang ini agak aneh," kata Amsakar.

Menurut pengalamannya selama menjamu demo, mulai dari mahasiswa, buruh, dan forum, yang paling pas untuk membicarakan suatu masalah adalah lewat forum dialog atau audiensi. 

"Menurut saya, forum audiensi tepat dalam membahas hal ini," ujarnya.

Terlepas dari hal itu, Amsakar mengatakan pihaknya sudah melakukan evaluasi atas masalah air yang dikeluhkan warga, khususnya warga Tanjung Sengkuang.

Langkah yang bisa dilakukan sementara ini, yakni dengan memaksimalkan pengiriman tangki air untuk warga Tanjung Sengkuang, sembari melakukan penataan jaringan pipa serta penguatan infrastruktur pendukung guna memastikan pasokan air lebih stabil dan merata. 

Tersulut Emosi

Sementara itu perlu diketahui, dalam aksi warga Tanjung Sengkuang kemarin, warga tidak melakukan audiensi dengan pimpinan BP Batam, tetapi mengajukan tiga tuntutan warga atau Tritura.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved