KAPAL TERBAKAR DI BATAM
Kebakaran Kapal Terus Berulang, Amsakar Minta Disnaker Beri Teguran Keras ke PT ASL Batam
Wali Kota Batam Amsakar Achmad minta Disnaker beri teguran keras ke PT ASL Batam menyusul kebakaran kapal yang terus berulang di kawasan PT
Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Dewi Haryati
Ringkasan Berita:
- Wali Kota Batam Amsakar Achmad menanggapi kebakaran kapal yang kembali terjadi di kawasan PT ASL Shipyard
- Insiden ini menambah daftar kebakaran kapal di PT ASL Batam setelah Juni dan Oktober 2025
- Amsakar minta Disnaker segera turun ke lapangan dan memberikan teguran keras kepada manajemen perusahaan terkait penerapan K3
- Polisi memastikan tidak ada korban dalam kejadian tersebut dan masih menyelidiki penyebab kebakaran yang diduga dipicu kabel tembaga di bagian atas kapal
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Wali Kota Batam sekaligus Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, angkat bicara terkait kebakaran kapal di Batam yang kembali terjadi di kawasan PT ASL Shipyard, Tanjung Uncang, Batu Aji, Minggu (26/1/2026) lalu.
Insiden kebakaran kapal tersebut terjadi di atas Kapal Elsa Regent di Jetty MClane, Blok D, pada Minggu (25/1/2026).
Kebakaran kali ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, peristiwa tersebut menambah daftar panjang insiden serupa yang sebelumnya terjadi pada Juni dan Oktober 2025 di PT ASL Shipyard Batam, yang merenggut belasan nyawa pekerja.
Menanggapi kejadian berulang itu, Amsakar meminta Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) segera turun ke lapangan dan memberikan teguran keras kepada manajemen PT ASL.
“Saya minta Disnaker langsung turun ke lokasi dan memberikan peringatan keras. Waktunya tidak lama, maksimal tiga hari,” kata Amsakar, Rabu (28/1/2026).
Ia mengatakan, sektor industri dengan tingkat risiko tinggi seperti galangan kapal dan industri kimia seharusnya memiliki standar keselamatan kerja yang ketat.
Amsakar menegaskan Pemerintah Kota Batam telah memberikan perhatian khusus dengan menyesuaikan Upah Minimum Sektoral bagi pekerja di sektor tersebut.
“Ini bentuk atensi pemerintah. Tapi tentu harus diimbangi dengan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang benar,” ujarnya.
Amsakar mengungkapkan, pihaknya sebelumnya juga telah meninjau langsung PT ASL usai insiden kebakaran terdahulu.
Saat itu, perusahaan menyampaikan komitmen untuk melakukan pembenahan. Namun, fakta di lapangan menunjukkan kejadian serupa kembali terulang.
“Setelah Musrenbang di Lubuk Baja kemarin, saya langsung minta Pak Kadisnaker mengecek ke lokasi. Kenapa persoalan seperti ini bisa terus berulang?,” kata Amsakar.
Ia mengimbau agar manajemen perusahaan benar-benar menjalankan tata kelola kerja sesuai regulasi K3 yang berlaku, demi keselamatan para pekerja.
Saat ditanya mengenai kemungkinan evaluasi hingga pencabutan izin oleh BP Batam, Amsakar belum memberikan jawaban tegas.
“Biar dicek dulu oleh Disnaker,” ucapnya singkat.
Sementara itu, kebakaran kapal diketahui melibatkan Kapal Elsa Regent milik PT Elnusa Trans Samudera, yang saat kejadian tengah bersandar di Jetty MClane, PT ASL Shipyard Batam.
Wali Kota Batam
Amsakar Achmad
kapal terbakar di Batam
kebakaran kapal di Batam
PT ASL Shipyard
Batam
Disnaker
Multiangle
| Kapal Terbengkalai di Batam Terbakar Dekat Dermaga Pelabuhan Golden Fish Nipah Jembatan II Barelang |
|
|---|
| Belum Lengkap, Kejari Batam Kembalikan Berkas 7 Tersangka Ledakan Kapal Federal II PT ASL Shipyard |
|
|---|
| Disnaker Batam Datangi PT ASL, Soroti K3 Perusahaan Galangan Setelah 3 Kali Kasus Kebakaran Kapal |
|
|---|
| Update Ledakan Kapal Federal II ASL Batam, Polisi Tunggu Petunjuk Jaksa Usai Limpahkan Berkas |
|
|---|
| Kapal Elsa Regent Terbakar di ASL Batam, GM PT Elnusa Trans Samudera Angkat Bicara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/25012026kapal-terbakar111.jpg)