Sabtu, 25 April 2026

BEASISWA

Daftar Program Studi S2 Beasiswa Patriot 2026 Wilayah Barelang Batam, Total Kuota 1.100 Orang

Selain kawasan Barelang, Batam, terdapat 2 daerah lain di Indonesia lokasi kampus patriot program Beasiswa Patriot 2026, program S2 kuota 1.100 orang.

|
TribunBatam.id via Instagram @kementrans.ri
BEASISWA PATRIOT 2026 - Tangkap layar Instagram @kementrans.ri saat Menteri Transmigrasi Republik Indonesia (Mentrans RI), M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menghadiri rakor Beasiswa Patriot 2026 di Jakarta. Tribun Batam menghimpun daftar program studi Beasiswa Patriot 2026 wilayah Barat (Barelang, Kota Batam, Kepri). Total kouta untuk program S2 Beasiswa Patriot ini mencapai 1.100 orang. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kawasan Batam, Rempang dan Galang (Barelang), Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) terpilih menjadi kampus patriot untuk program Beasiswa Patriot.

Selain Kota Batam, terdapat dua daerah lain di Indonesia bagi penerima 1.100 program studi Beasiswa Patriot 2026 mahasiswa S2.

Dua daerah tersebut di antaranya Kalukku (Mamuju, Sulawesi Barat) dan Salor (Merauke, Papua Selatan).

Tidak hanya untuk mahasiswa S2, program ini mencakup pendidikan tinggi (S1-S3) bekerja sama dengan universitas terbaik dan pelatihan karakter bersama TNI untuk membentuk mental tangguh. 

Menteri Transmigrasi Republik Indonesia, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menegaskan, program ini merupakan agenda prioritas nasional yang disiapkan secara serius melalui sinergi dengan perguruan tinggi unggulan dalam negeri.

Sekaligus menjadi bukti bahwa kualitas pendidikan nasional mampu menjawab tantangan pembangunan tanpa harus bergantung pada institusi luar negeri.

Lebih dari sekadar program akademik, Beasiswa Patriot 2026 dirancang sebagai investasi sumber daya manusia untuk mempercepat pembangunan kawasan transmigrasi secara berkelanjutan. 

Melalui integrasi pendidikan, riset terapan, dan pengabdian kepada masyarakat, para penerima beasiswa dipersiapkan untuk hadir langsung di lapangan, menciptakan solusi nyata, memperkuat ekonomi lokal.

Serta menjadikan kawasan transmigrasi sebagai pusat pertumbuhan baru dan ruang pembelajaran pembangunan Indonesia.

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi (PMT), Bondan Djati Utami, menjelaskan Kementerian Transmigrasi juga menyiapkan sistem seleksi yang ketat untuk memastikan kualitas penerima beasiswa.

Saat mengikuti rapat koordinasi program studi mitra Beasiswa Patriot 2026 di Jakarta, Senin (26/1/2026), Menteri Transmigrasi mengarahkan agar Direktorat PMT memastikan penganggaran untuk tes kesehatan dan psikologi. 

Rapat Koordinasi Program Studi Mitra Beasiswa Patriot 2026 berlangsung pada 26–28 Januari 2026 dan diikuti oleh tujuan perguruan tinggi nasional mitra dari Universitas Indonesia, IPB University, Universitas Padjajaran.

Kemudian Universitas Gadjah Mada, Universitas Diponegoro, Institut Teknologi Bandung dan Institut Teknologi Sepuluh November. 

"Ini menjadi bagian dari seleksi tingkat pusat untuk mendapatkan peserta terbaik dari yang terbaik,” jelas Direktur Bondan.

Seleksi akan dilakukan melalui dua tahap, yakni seleksi oleh perguruan tinggi mitra dan seleksi oleh Kementerian Transmigrasi, dengan mempertimbangkan kualitas akademik, kondisi fisik, mental, serta latar belakang peserta.

Dukungan terhadap arah Beasiswa Patriot juga datang dari perguruan tinggi mitra. 

Salah satunya dari Dewi Kartika Sari, Kepala Program Studi Industri Kreatif Universitas Indonesia (UI). 

Perwakilan Prodi UI menyampaikan bahwa kurikulum yang disiapkan relevan dengan kebutuhan kawasan transmigrasi.

“Program studi kami satu-satunya di Indonesia yang menyinergikan ekonomi kreatif dengan transmigrasi. Kami siap mencetak lulusan yang tidak hanya memahami teori, tetapi mampu menciptakan usaha dan lapangan kerja di kawasan transmigrasi,” ungkap Kaprodi Dewi Kartika.

Melalui Beasiswa Patriot, Kementerian Transmigrasi menargetkan terbentuknya generasi Patriot Transmigrasi yang berintegritas, berjiwa kepemimpinan, dan memiliki kemampuan wirausaha.

“Indonesia adalah negara yang tangguh. Kita ingin Patriot Transmigrasi menjadi motor penggerak pembangunan dan pengurang ketimpangan di kawasan,” tutup Menteri Transmigrasi.

Syarat Umum dan Fokus Beasiswa Patriot 2026

Target Peserta: 

Umumnya diperuntukkan bagi anak transmigran atau pemuda yang bersedia ditempatkan/mengabdi di wilayah transmigrasi (berstatus lajang diperbolehkan, berbeda dengan syarat transmigran konvensional).

Komitmen Pengabdian: 

Wajib mengikuti pelatihan karakter (bekerja sama dengan TNI) dan melakukan pengabdian masyarakat di lokasi transmigrasi (sekitar 6 bulan - 1 tahun).

Persyaratan Dokumen: 

Menyiapkan dokumen lengkap, termasuk surat motivasi yang menunjukkan visi membangun wilayah 3T dan rekomendasi yang kuat.

Proses Seleksi: 

  • Tes akademik
  • Psikologi 
  • Kesehatan, dan 
  • Wawancara.

Pendidikan: 

Diikuti dengan pendampingan oleh tiga pamong (ilmu, keterampilan, dan sikap). 

Program ini adalah bagian dari konsep Transmigrasi 5.0 yang mengintegrasikan pengembangan SDM dengan ekosistem ekonomi terpadu. 

Pendaftaran sering kali dibuka sejalan dengan agenda pengembangan kawasan transmigrasi, dengan rencana pendampingan intensif dari Kampus Patriot. (TribunBatam.id/*)

Berikut Prodi Beasiswa Patriot 2026 

(Wilayah Barat BARELANG)

KAMPUS PROGRAM STUDI KUOTA
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Teknik Kelautan 20
ITS Teknik Perkapalan 20
ITS Teknik Sipil 20
ITS Teknik Fisika (Rekayasa Energi Terbarukan) 20
ITB Logistik 20
ITB Perencanaan Kepariwisataan 20

IPB 

Manajemen Sumbedaya Perairan (Teknologi Hasil Perairan) 20
UI  Ilmu Kelautan 20
UI Industri Kreatif 20
UNDIP Perencanaan Wilayah & Kota (IPWK) 20
UNDIP  Teknik & Manajemen Industri 20
UNPAD Perikanan 20
UNPAD  Konservasi Laut 20
UGM  Agronomi 20
  TOTAL 280

 

Catatan: Tahapan seleksi Beasiswa Patriot 2026 dapat berubah sewaktu-waktu.

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved