Kamis, 16 April 2026

BERITA POPULER BATAM

Daftar 7 Berita Populer Hari Ini, Oknum Guru SMKN 1 Batam Jadi Tersangka Kasus Asusila

Daftar 7 Berita Populer Hari Ini, Oknum Guru SMKN 1 Batam resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus asusila

|
Editor: Mairi Nandarson
Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah
KASUS ASUSILA - Mj (33), oknum guru SMKN 1 Batam di Mapolsek Batuaji. Polisi mengungkap modus tersangka saat melancarkan aksi asusilanya ke siswa saat berada di lingkungan sekolah. Kasus ini sempat viral di medsos. 

Peristiwa itu terjadi sekira pukul 02.40 WIB, tepatnya di depan kawasan Industri Tunas, arah Simpang KDA, Batam Center.

Pengemudi Honda Beat itu mengatakan, sebelum kejadian ia sedang berkendara pelan di pinggir jalan untuk menuju kosnya.

Ia menyebut posisi motornya sudah berada di lajur kiri dan tidak melaju kencang.

Namun, sebuah mobil Brio warna kuning tiba-tiba menabraknya dari belakang. Benturan keras itu membuat VM terpental sekitar tiga meter dan jatuh di aspal.

Baca Selengkapnya

Datang Bersama Dua Balita, Istri Oknum Guru SMKN 1 Batam Dampingi Suami Jalani Pemeriksaan

DAMPINGI SUAMI - Istri oknum guru SMKN 1 Batam dampingi sang suami saat pemeriksaan di Mapolsek Batuaji, Batam, Selasa (10/2/2026)
DAMPINGI SUAMI - Istri oknum guru SMKN 1 Batam dampingi sang suami saat pemeriksaan di Mapolsek Batuaji, Batam, Selasa (10/2/2026)(Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)
Ringkasan Berita:
  • Istri oknum guru SMKN 1 Batam berinisial MJ (33) tampak mendampingi suaminya saat pemeriksaan di Mapolsek Batuaji, Selasa (10/2), bersama dua anaknya yang masih balita
  • Istri MJ terkejut atas kasus dugaan asusila yang menjerat suaminya
  • Sebagai ibu rumah tangga dengan tiga anak, ia khawatir terhadap kondisi ekonomi keluarganya setelah MJ jadi tersangka, sebab MJ tulang punggung keluarga
  • MJ dijerat Pasal 41 KUHP 2023 dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara


BATAM, TRIBUNBATAM.id
- Seorang wanita dewasa duduk lesu di sudut ruangan Mapolsek Batuaj, di sela pemeriksaan oknum guru SMK Negeri 1 Batam, MJ (33), yang kini menjadi tersangka kasus dugaan asusila atau pencabulan di Batam, Selasa (10/2/2026). 

Wanita itu tidak datang seorang diri, melainkan bersama dua anaknya yang masih balita (bawah lima tahun).

Mengenakan blouse oranye dan selendang batik yang ia sampirkan ke bahunya, perempuan berusia sekitar 30-an tahun itu terlihat berbincang pelan dengan sang suami. 

Ia adalah istri dari oknum guru yang kini harus berhadapan dengan proses hukum terkait kasus asusila terhadap siswa laki-laki di sekolah.

Perempuan tersebut memilih tidak menyebutkan identitasnya.

Baca Selengkapnya

Hadapi Krisis Air, Warga Lingga Ini Bolak-balik Bawa Jeriken Cari Air, Sumur Jadi Andalan

KRISIS AIR BERSIH DI LINGGA - Warga Kampung Senempek, Desa Limbung, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, andalkan sumur karena krisis air bersih, Selasa (10/2/2026).
KRISIS AIR BERSIH DI LINGGA - Warga Kampung Senempek, Desa Limbung, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, andalkan sumur karena krisis air bersih, Selasa (10/2/2026).(Tribunbatam.id/Dok. Istimewa - warga)
Ringkasan Berita:
  • Warga Kampung Senempek, Desa Limbung, Lingga Utara alami krisis air bersih akibat kemarau panjang
  • Debit air penampungan menurun, warga andalkan sumur kampung yang kualitas airnya kurang baik, bahkan sebagian terpaksa membeli air Rp20 ribu per 200 liter
  • Selain faktor kemarau, distribusi air terkendala kerusakan jaringan pipa lama yang diduga terdampak kebakaran lahan
  • Warga berharap Pemkab Lingga segera memberikan bantuan air bersih dan solusi jangka panjang

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Terik matahari terasa menyengat sejak pagi di Kampung Senempek, Desa Limbung, Kecamatan Lingga Utara, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Di tengah panas yang berkepanjangan, aktivitas warga tak hanya disibukkan rutinitas harian, tetapi juga perjuangan mencari air bersih yang kini semakin sulit didapat akibat kemarau panjang.

Debit air di bak penampungan utama terus menurun, membuat sebagian warga harus mengandalkan sumur-sumur kampung yang kualitas airnya terbatas.

Pemandangan warga membawa jeriken menggunakan sepeda motor maupun gerobak menuju sumur terdekat menjadi hal yang lumrah dalam beberapa bulan terakhir.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved