Minggu, 26 April 2026

BERITA POPULER BATAM

Daftar 7 Berita Populer Hari Ini, Nenek 75 Tahun di Batam Jadi Korban Perampokan

Daftar 7 Berita Populer Hari Ini, Seorang nenek usia 75 tahun di Batam jadi korban perampokan oleh orang yang dikenalnya

|
Editor: Mairi Nandarson
Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah
KORBAN - Nenek Etty Suhanti (75 tahun) Korban pencurian dengan kekerasan, ditemani anaknya, Anton Hasanudin saat ditemui Tribun Batam di kediamannya di Baloi Indah, Kamis (12/2/2026) 

Tak ada firasat buruk yang ia rasakan. Sebab, tamu itu adalah Dedi Effendy, teman anaknya yang selama ini sudah dianggap seperti keluarga sendiri.

Namun nahasnya, kedatangan tamu itu tidak hanya kunjungan karena hubungan silaturahmi.

Malah, lansia tersebut mengalami kekerasan hingga menyebabkannya pingsan.

Baca Selengkapnya

Nenek di Batam Ini Sedih, Gelang Emas Hasil Keringat Suami Arungi Laut Raib dalam Satu Pukulan

PERAMPOKAN DI BATAM - Jajaran Satreskrim Polresta Barelang bersama Polsek Lubukbaja tangkap pelaku pencurian dengan kekerasan di Batam (kanan) terhadap seorang nenek usia 75 tahun, (kiri) Rabu (11/2/2026)
PERAMPOKAN DI BATAM - Jajaran Satreskrim Polresta Barelang bersama Polsek Lubukbaja tangkap pelaku pencurian dengan kekerasan di Batam (kanan) terhadap seorang nenek usia 75 tahun, (kiri) Rabu (11/2/2026)(Tribunbatam.id/Dok. Polsek Lubukbaja)
Ringkasan Berita:
  • Gelang emas 60 gram milik Nenek Etty Suhanti yang dirampok merupakan hasil tabungan dari gaji mendiang suaminya sejak 1998 dan dikumpulkan sedikit demi sedikit sebagai simbol kerja keras keluarga
  • Perhiasan itu menjadi tabungan masa tua yang sangat berarti, sebelum akhirnya raib setelah korban dipukul hingga pingsan oleh Dedi Effendy, orang yang telah lama dikenalnya
  • Kejadian terjadi saat pelaku berpura-pura bertamu lalu memukul korban dari belakang ketika berada di dapur
  • Pelaku ditangkap polisi

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Bagi Nenek Etty Suhanti (75), warga Batam yang menjadi korban perampokan oleh orang dikenalnya, gelang emas yang dirampok itu bukan sekadar perhiasan.

Gelang emas itu dibelinya dari hasil keringat mendiang suaminya bekerja.

Ya, perhiasan seberat 60 gram itu dikumpulkan Nek Etty sedikit demi sedikit sejak 1998, dari gaji mendiang suami yang bekerja berlayar ke Singapura.

Setiap kali suaminya menerima gaji, uang itu diserahkan kepadanya untuk diatur. 

Sebagian digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, sebagian lagi disisihkan.

Dari situlah Nek Etty mengumpulkan uang untuk membeli emas.

Baca juga: Sudah Dianggap Keluarga, Nenek 75 Tahun di Batam Jadi Korban Perampokan, Pelaku Orang Dikenal


Baca Selengkapnya

Pemotor Alami Penurunan Kesadaran Usai Terlibat Kecelakaan dengan Mobil di Tanjungpinang

KECELAKAAN  - Korban saat dievakuasi menggunakan mobil polisi, usai terlibat kecelakaan dengan mobil Toyota Fortuner di  Jl. Wr Supratman, Kota Tanjungpinang, Kepri, Kamis (12/2/2026).
KECELAKAAN - Korban saat dievakuasi menggunakan mobil polisi, usai terlibat kecelakaan dengan mobil Toyota Fortuner di Jl. Wr Supratman, Kota Tanjungpinang, Kepri, Kamis (12/2/2026).(Ronnye Lodo Laleng/TribunBatam.id)

TRIBUNBATAM.id, TANJUNGPINANG  - D, sang pengendara sepeda motor Honda Vario masih menjalani penanganan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Tabib (RAT) Tanjungpinang. 

Korban saat ini masih berada di ruang ICU RSUD RAT. 

D masuk ke RS tersebut sejak pukul 15.20 WIB.

Dia dievakuasi oleh petugas Satlantas Polresta Tanjungpinang. 

Sumber: Tribun Batam
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved