Kamis, 23 April 2026

PEGAWAI RSBP BATAM MENINGGAL

RSBP Batam Berduka, Jasad Bendahara Keuangan Ditemukan Tersangkut di Bubu Nelayan Galang

Rumah Sakit BP Batam berduka Bendahara Keuangan rumah sakit tersebut meninggal secara tidak wajar dan ditemukan terapung tersangkut di bubu milik

|
TribunBatam.id/Istimewa via Instagram @rsbp.batam
RSBP BATAM - Ucapan duka cita meninggalnya bendahara keuangan RSBP Batam, Sapto Agus Rinugroho melansir laman Instagram @rsbp.batam. Jenazah Sapto sebelumnya ditemukan mengapung dan tersangkut bubu milik nelayan di perairan Air Dapur, Luar Kelurahan Galang Baru, Kecamatan Galang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Nelayan lokal di sana menemukannya pada Sabtu (14/2/2026) sekira pukul 08.00 WIB. 

Ringkasan Berita:
  • Manajemen Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam berduka setelah tahu jasad pria yang mengapung dan tersangkut bubu nelayan di Galang merupakan Sapto Agus Rinugroho, Bendahara Keuangan rumah sakit itu.
  • Jasad Sapto ditemukan tersangkut bubu milik nelayan di perairan Air Dapur, Luar Kelurahan Galang Baru, Kecamatan Galang, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (14/2/2026).
  • Ditemukan saat nelayan hendak mencari ikan sekira pukul 08.00 WIB.

 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Manajemen Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam berduka setelah Bendahara Keuangan rumah sakit tersebut meninggal secara tidak wajar.

Sapto Agus Rinugroho, Bendahara Keuangan RSBP Batam itu sebelumnya ditemukan terapung dan tersangkut di bubu milik nelayan di perairan Air Dapur, Luar Kelurahan Galang Baru, Kecamatan Galang, Sabtu (14/2/2026).

Humas RSBP Batam, Dirman yang dikonfirmasi TribunBatam.id membenarkan jabatan Sapto Agus Rinugroho di RSBP Batam.

"Iya Bapak Sapto Agus Rinugroho merupakan bendahara di rumah sakit. Kami turut berdukacita atas kepergian Beliau," kata Dirman, Senin (16/2/2026).

Dirman mengatakan jika pihak rumah sakit tidak mengetahui persis kronologi kematian terlebih penemuan jenazah korban.

"Sebelumnya kan ada informasi adanya penemuan jenazah di Galang. Jadi keluarga langsung datang ke Rumah Sakit Bhayangkara, dan benar itu pak Sapto dan sudah diserahkan kepada keluarga," kata Dirman.

Baca juga: Identitas Mayat Pria Tersangkut Bubu Nelayan Galang Terungkap, Ternyata Bendahara RSBP Batam

Dirman juga mengatakan atas kepergian bendahara Rumah sakit tersebut pihaknya juga sudah memasang ucapan turut berdukacita melalui media sosial rumah sakit, dan sudah mengirimkan karangan bunga ke rumah korban.

"Perwakilan rumah sakit selalu ikut memberikan doa setiap malam, atas kepergian korban," ucapnya.

Kronologis Penemuan Mayat di Batam

Sejumlah nelayan Galang sebelumnya dibuat geger setelah menemukan mayat seorang pria, Sabtu (14/2/2026) sekira pukul 08.00 WIB.

Nelayan di sana melaporkan mayat pria itu ditemukan saat nelayan hendak mencari ikan. 

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Anggoro Wicaksono, S.H., S.I.K., M.H melalui Kapolsek Galang, Iptu Hendrizal membenarkan adanya temuan mayat pria tanpa identitas tersebut. 

“Korban ditemukan dalam kondisi sudah membengkak. Diperkirakan sudah beberapa hari berada di perairan sebelum ditemukan,” ujar Iptu Hendrizal, Sabtu (14/2/2026).

Ia menjelaskan, jasad pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan yang hendak mengangkat bubu atau perangkap ikan yang dipasang di perairan Air Dapur Luar.

Saat bubu ditarik ke atas, nelayan itu mendapati sesosok tubuh pria dalam kondisi tersangkut.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved