DRIVER OJOL MENINGGAL DI MOTOR
Kabar Duka Ojol di Batam: Almarhum Asep Kurniawan Terlindungi BPJS
Kabar duka yang menyelimuti komunitas ojek online (ojol) di Batam mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Batam.
Penulis: Renhard Patrecia Sibagariang | Editor: Agus Tri Harsanto
TRIBUNBATAM.id, BATAM – Kabar duka yang menyelimuti komunitas ojek online (ojol) di Batam mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Batam.
Bapak Asep Kurniawan, driver ojol yang ditemukan meninggal dunia saat sedang beristirahat di atas motornya, dipastikan terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan.
Berkat kebijakan strategis pemerintah daerah, almarhum telah terlindungi sejak Juli 2025 melalui program prioritas Walikota dan Wakil Walikota Batam.
Sebagai bentuk tanggung jawab dan perlindungan sosial, ahli waris almarhum akan menerima manfaat dari program Jaminan Kematian (JKM).
Total Santunan: Rp 42.000.000 (Empat Puluh Dua Juta Rupiah).
Status Perlindungan: Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).
Status Klaim: Saat ini sedang dilakukan koordinasi intensif dengan pihak keluarga untuk mempercepat proses pencairan dana.
Langkah sigap ini merupakan buah dari kebijakan Walikota dan Wakil Walikota Batam yang memprioritaskan perlindungan bagi pekerja sektor informal, khususnya para driver transportasi online yang berdomisili di Batam.
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Kota Batam, Bapak Yudi Suprapto, menyampaikan apresiasinya kepada BPJS Ketenagakerjaan atas respon cepat mereka dalam menangani kasus ini.
"Kami berterima kasih atas koordinasi cepat BPJS Ketenagakerjaan. Kami juga menghimbau kepada seluruh aplikator dan mitra driver untuk memastikan diri mereka sudah terdaftar dalam program perlindungan ini," ujar Yudi Suprapto.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batam, dr Suci Rahmad menyarankan agar seluruh pengemudi transportasi online segera melaporkan atau memastikan status kepesertaan mereka.
Hal ini penting agar risiko pekerjaan di jalanan mendapatkan jaminan perlindungan yang pasti dari negara.
"Kami juga berharap agar Aplikator Transportasi Online, untuk proaktif memastikan seluruh mitra drivernya terdaftar," terangnya.
Tak hanya itu, diminta para Driver Ojol juga segera melaporkan diri atau memastikan status kepesertaannya melalui program Pemerintah Kota Batam bagi warga yang berdomisili di Batam.
"Jangan tunggu musibah datang. Pastikan diri Anda dan rekan-rekan sesama driver sudah terlindungi oleh program pemerintah ini," pungkas Suci.***
| Driver Ojol Meninggal di Atas Motor, Pemko Batam & BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Rp42 Juta |
|
|---|
| Asa Istri Driver Ojol Batam Setelah Suami Meninggal, Berharap Anak Dapat Kerja Tetap |
|
|---|
| Driver Online di Batam Meninggal di Atas Motor, Gojek Dukung Investigasi Polisi |
|
|---|
| Pesan Terakhir Driver Ojol Batam Sebelum Meninggal di Motor, 'Kalau Mau Makan Lagi, Beli Lagi Aja' |
|
|---|
| Driver Ojol Meninggal Saat Bekerja, ADOB Minta Driver Jaga Kesehatan dan Tidak Forsir Diri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Kabar-duka-yang-menyelimuti-komunitas-ojek-online-ojol-di-Batam.jpg)