Minggu, 10 Mei 2026

Jalan Berlubang di Batam

Lubang di Jalan Gajah Mada Jadi Biang Kerok Kemacetan Panjang hingga Bukit Vista

Arus lalu lintas di Jalan Gajah Mada, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, padat merayap mulai dari Laluan Madani hingga kawasan Bukit Vista, Rabu (25

Tayang:
Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Eko Setiawan
Pertanian Sitanggang/TribunBatam.id/Pertanian Sitanggang
MATCET - Arus kendaraan dari arah Batam Centre menuju Sekupang tepatnya di Jembatan Sei Ladi Macet Total, akibat jalan rusak di lokasi, Rabu (25/2/2026) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Arus lalu lintas di Jalan Gajah Mada, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, padat merayap mulai dari Laluan Madani hingga kawasan Bukit Vista, Rabu (25/2/2026).

Kemacetan panjang tersebut dikarenakan jalan rusak di tanjakan setelah Jembatan Sei Ladi.

Pantauan di lapangan sejak pukul 16.00 WIB, antrean kendaraan mengular dari arah Bukit Vista menuju titik jalan berlubang. 

Kondisi aspal yang bergelombang dan membentuk lubang besar membuat kendaraan harus melambat dan bergantian melintas, sehingga memicu kepadatan parah.

Kerusakan jalan bahkan telah memakan hampir setengah badan jalan. Pengendara terpaksa ekstra hati-hati saat melintas untuk menghindari risiko kecelakaan, terutama bagi pengguna sepeda motor.

Ajang, salah satu pengendara yang terjebak macet, mengaku perbaikan sebelumnya tidak bertahan lama.

“Ini baru beberapa minggu, belum sampai satu bulan sudah rusak lagi. Padahal sebelumnya sudah ditambal,” ujarnya.

Ia mengatakan kemacetan sudah terasa sejak sebelum memasuki kawasan hotel di Bukit Vista. 

Menurutnya, kualitas pengerjaan tambalan diduga kurang maksimal sehingga aspal kembali terkelupas saat dilintasi kendaraan berat.

“Harapan kami kalau perbaikan jangan asal jadi. Jalan Gajah Mada ini jalur ramai, masyarakat jadi korban kalau terus seperti ini,” kata Ajang.

Keluhan serupa disampaikan Adi, warga lainnya. Ia menuturkan perbaikan sebelumnya dilakukan setelah sempat ada pengendara yang terjatuh di lokasi tersebut. 
Namun kondisi kini kembali memburuk dan dinilai membahayakan.

“Kalau malam lebih berisiko. Penerangan terbatas, hanya mengandalkan lampu jalan. Lubang tidak terlalu terlihat,” katanya.

Menurutnya, lubang yang cukup dalam dapat menyebabkan pengendara motor terjatuh jika melaju dengan kecepatan tinggi.

Warga berharap pemerintah segera turun tangan melakukan perbaikan permanen, bukan sekadar tambal sulam, agar kemacetan dan potensi kecelakaan tidak terus berulang.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga Kota Batam, Mitra Dinata, saat dikonfirmasi terkait jadwal perbaikan belum memberikan tanggapan hingga berita ini diturunkan.(ian)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved