SIDANG 2 TON SABU DI BATAM
Jelang Vonis 2 Ton Sabu di Batam, Kapten Hasiholan Ungkap Kondisinya Pernah Stroke Ringan
Kapten kapal dalam perkara penyelundupan hampir 2 ton sabu di Batam Hasiholan Samosir, mengaku pernah mengalami stroke ringan sebelum berlayar
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Dewi Haryati
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kapten kapal Sea Dragon dalam perkara penyelundupan hampir 2 ton sabu di Batam, Hasiholan Samosir, mengaku pernah mengalami stroke ringan sebelum berlayar.
Kini selama berada di Rumah Tahanan Negara (Rutan), pria berusia 55 tahun itu mengaku bergantung pada obat yang dikirimkan istrinya setiap bulan.
Hasiholan mengatakan, dirinya mengalami stroke pada Desember 2024, sebelum keberangkatan kapal yang kemudian terseret dalam kasus narkotika tersebut.
"Saya pernah kena stroke tahun 2024 Desember, stroke ringan," ujar Hasiholan saat ditemui jelang sidang vonis di Pengadilan Negeri Batam, pada Senin (9/3/2026).
Ia mengaku tetap berlayar, meski kondisi kesehatannya saat itu belum sepenuhnya pulih.
Menurutnya, keterbatasan ekonomi membuatnya tetap mengambil pekerjaan sebagai kapten kapal.
"Karena kendala enggak ada biaya, uang, jadi saya tetap ikut berlayar," katanya.
Selama berada di Rutan, Hasiholan mengaku masih rutin mengonsumsi obat untuk tekanan darah tinggi.
Obat tersebut dikirim oleh istrinya dari Medan, dan kemudian diantarakn oleh keluarga lainnya yang di Batam ke Rutan.
"Selama di Rutan tetap minum obat. Obatnya kiriman dari istri. Sebulan sekali," ungkapnya.
Selain masalah tekanan darah, Hasiholan juga mengaku mengalami beberapa keluhan kesehatan selama berada di Rutan, seperti alergi kulit dan kondisi tubuh yang mudah lemas.
"Ini gatal-gatal. Badan pun lemas semua," kata Hasiholan.
Menjelang sidang vonis, ia mengatakan telah menyerahkan sepenuhnya hasil persidangan kepada Tuhan.
"Saya serahkan saja sama Tuhan. Doa saya, semoga setelah ini tidak ada lagi pelaut Indonesia yang sama seperti saya, kena kasus seperti ini," ungkap ayah 2 anak tersebut.
Sementara itu, Istri Hasiholan, Sondang, juga membenarkan bahwa suaminya harus mengonsumsi obat hipertensi secara rutin setiap hari.
sidang vonis 2 ton sabu di Batam
SABU 2 TON DI KEPRI
2 ton sabu
Hasiholan Samosir
Batam
Pengadilan Negeri Batam
| Kuasa Hukum Fandi Ramadhan Bersiap Hadapi Banding, Pertimbangkan Kasasi Jika Lama Hukuman Naik |
|
|---|
| Kasus 1,9 Ton Sabu Masuk Babak Banding, Kuasa Hukum Soroti Pemufakatan Jahat dan Disparitas Vonis |
|
|---|
| Vonis Seumur Hidup di Kasus 1,9 Ton Sabu, Tiga Terdakwa Sea Dragon Melawan Lewat Banding |
|
|---|
| Jaksa Kejari Batam Banding Vonis 6 Kru Kapal Sea Dragon di Kasus 2 Ton Sabu |
|
|---|
| Jaksa Agung Singgung Peran JPU Depan Kajati Kepri, ST Burhanuddin: Jangan Terpengaruh Emosi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Kapten-Hasiholan09.jpg)