SIDANG 2 TON SABU DI BATAM
Jelang Vonis 2 Ton Sabu di Batam, Kapten Hasiholan Ungkap Kondisinya Pernah Stroke Ringan
Kapten kapal dalam perkara penyelundupan hampir 2 ton sabu di Batam Hasiholan Samosir, mengaku pernah mengalami stroke ringan sebelum berlayar
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Dewi Haryati
"Bapak harus konsumsi obat seumur hidup untuk tensi, siang dan malam," kata sang istri.
Ia menjelaskan, setelah mengalami stroke pada Desember 2024, Hasiholan sempat dirawat di rumah sakit di Malaysia sebelum melanjutkan pengobatan di Indonesia.
"Bapak pernah dirawat di ICU di Malaysia waktu kerja di sana. Setelah itu dibawa berobat lagi ke Rumah Sakit Siloam Medan," tambahnya lagi.
Menurutnya, sejak saat itu suaminya diwajibkan mengonsumsi obat hipertensi secara rutin untuk menjaga kondisi kesehatannya.
Di Rutan, keluarga mengirimkan obat untuk kebutuhan tiga bulan, namun penyerahan dilakukan setiap bulan.
"Saya siapkan untuk tiga bulan, tapi diantar ke rutan sebulan sekali," katanya.
Sondang menambahkan, suaminya memiliki sejumlah pantangan, termasuk soal makanan dan air yang dikonsumsi, karena kondisi kesehatannya.
"Dia enggak bisa sembarangan makan. Pencernaannya juga kurang bagus," tutur Sondang.
Meski demikian, Hasiholan kepada Istrinya mengaku tetap berusaha menjalani hari-harinya di Rutan sambil menunggu putusan pengadilan.
Jelang vonis ini, sang istri berharap majelis hakim memberikan hukuman yang seringan mungkin kepada suaminya.
"Kalau memang mau dihukum, hukumlah yang sepantasnya. Tapi menurut saya, suami saya tidak bersalah," katanya.
Ia juga mengaku suaminya selama ini dikenal sangat membenci narkotika.
"Suami saya paling benci benda itu, sabu ini, bapak juga gak ngerokok. Dia selalu menasehati keluarga supaya jangan memakai narkoba," ungkap Sondang.
Kini ibu dua anak itu menunggu vonis yang akan dijatuhkan kepada suaminya.
Ia berharap majelis hakim dapat mempertimbangkan kondisi suaminya dan memberikan hukuman yang seringan mungkin.
(Tribunbatam.id/Ucik Suwaibah)
sidang vonis 2 ton sabu di Batam
SABU 2 TON DI KEPRI
2 ton sabu
Hasiholan Samosir
Batam
Pengadilan Negeri Batam
| Kuasa Hukum Fandi Ramadhan Bersiap Hadapi Banding, Pertimbangkan Kasasi Jika Lama Hukuman Naik |
|
|---|
| Kasus 1,9 Ton Sabu Masuk Babak Banding, Kuasa Hukum Soroti Pemufakatan Jahat dan Disparitas Vonis |
|
|---|
| Vonis Seumur Hidup di Kasus 1,9 Ton Sabu, Tiga Terdakwa Sea Dragon Melawan Lewat Banding |
|
|---|
| Jaksa Kejari Batam Banding Vonis 6 Kru Kapal Sea Dragon di Kasus 2 Ton Sabu |
|
|---|
| Jaksa Agung Singgung Peran JPU Depan Kajati Kepri, ST Burhanuddin: Jangan Terpengaruh Emosi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Kapten-Hasiholan09.jpg)