Jumat, 5 Juni 2026

Terjun Bebas dari Jembatan 5 Barelang

Breaking News, Seorang Pria Terjun Dari Jembatan 5 Barelang Batam Kini Dicari Tim SAR

Seorang pria diduga terjun dari Jembatan 5 Barelang Batam. Di lokasi, ditemukan barang bukti yang tertinggal, di antaranya motor

Tayang:
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
TribunBatam.id/Istimewa
PENCARIAN KORBAN - Tim SAR saat melakukan penyisiran pencarian korban terjun dari atas Jembatan 5 Barelang Batam, Senin (23/3/2026). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Seorang pria, N (35) diduga terjun bebas dari atas Jembatan 5 Barelang Batam, Senin (23/3/2026) siang. 

Di lokasi kejadian tepatnya di atas jembatan, ditemukan sejumlah barang bukti yang tertinggal. Yakni kartu SIM dan 1 unit sepeda motor jenis matik.

Setelah menerima laporan itu, Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang melalui unsur SAR Batam, lantas mengerahkan tim resque untuk melakukan operasi pencarian. 

"Dari laporan yang kami terima, korban diduga terjun dari atas jembatan lima Galang. Saat ini kami bersama tim resque dan SAR gabungan sedang di lokasi melakukan pencarian," ujar Danpos Basarnas Batam, Dedius. 

Ia mengatakan, kejadian itu pertama kali diterima pihaknya pada pukul 11:55 WIB dari Kepolisian Sektor Galang.

Korban hingga kini masih dalam pencarian pihaknya.

Berdasarkan keterangan awal dari saksi mata bernama Adi yang saat itu sedang memancing di sekitar lokasi kejadian, insiden bermula sekitar pukul 10:00 WIB.

Saksi mengaku mendengar suara jatuhnya benda ke air, dan saat memeriksa asal suara, ia melihat korban yang mengenakan baju berwarna hitam sudah hanyut terbawa arus laut. 

Merespons laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang langsung menginstruksikan pergerakan Tim Rescue dari Pos SAR Batam.

Sebanyak enam orang personel diberangkatkan menuju LKK pada pukul 12:10 WIB dengan menggunakan kendaraan operasional Rescue Car Tipe II. 

Tim penyelamat ini turut dibekali dengan peralatan rubber boat, alat deteksi bawah air aquaeye, alat komunikasi, hingga perlengkapan evakuasi medis darurat untuk melakukan penyisiran setibanya di lokasi pada siang hari.

Operasi SAR hari pertama ini didukung oleh sinergi berbagai unsur potensi SAR di wilayah Batam dan sekitarnya.

Elemen gabungan dalam upaya pencarian antara lain Direktorat Polairud Polda Kepulauan Riau, Satpolair Polresta Barelang, Polsek Galang, Pos TNI Angkatan Laut Galang, Organisasi Amatir Radio Indonesia, serta perbantuan dari para nelayan setempat.

Proses penyisiran dilakukan dengan tetap memantau kondisi cuaca perairan. 

(TribunBatam.id/bereslumbantobing)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved