Kamis, 30 April 2026

Dirut BPJS Ketenagakerjaan Tinjau Rusun di Batu Ampar Batam, Maksimalkan Perlindungan Pekerja

Rombongan menyusuri seluruh fasilitas rusun, mulai dari kondisi dalam kamar, bangunan pekarangan hingga area taman. 

Tayang:
TribunBatam.id/Beres Lumbantobing
BPJS KETENAGAKERJAAN - Rombongan Dirut BPJS Ketenagakerjaan, Syaiful Hidayat, meninjau Rusun Griya Pekerja Lancang Kuning, Batu Ampar, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (4/4/2026). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM – Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan RI, Syaiful Hidayat mengunjungi kRumah Susun (Rusun) Griya Pekerja Lancang Kuning, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (4/4/2026) siang.

Kunjungan ini bukan sekadar inspeksi rutin. Syaiful hadir bersama Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko BPJS Ketenagakerjaan, Bambang Joko Sutarto, serta Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Kemasyarakatan, Andie Megantara.

Kedatangan mereka untuk memastikan langsung fasilitas yang disediakan bagi para pekerja benar-benar layak dan sesuai harapan.

Rombongan menyusuri seluruh fasilitas rusun, mulai dari kondisi dalam kamar, bangunan pekarangan hingga area taman. 

Dalam kunjungan itu, mereka juga menyempatkan diri berbincang langsung dengan para penghuni untuk mendengar keluhan dan masukan secara nyata.

Syaiful menyoroti sejumlah poin renovasi bangunan yang masih perlu diperbaiki oleh kontraktor demi menjamin kenyamanan penghuni.

 

BPJS KETENAGAKERJAAN - Dirut BPJS, Syaiful dan direktur keuangan BPJS berbincang dengan penghuni Rusun untuk mengetahui keluhan dan masukan 
BPJS KETENAGAKERJAAN - Dirut BPJS, Syaiful dan direktur keuangan BPJS berbincang dengan penghuni Rusun untuk mengetahui keluhan dan masukan  (TribunBatam.id/Bereslumbantobing)

 

"Kami datang bukan hanya untuk melihat laporan, tapi ingin mendengar langsung dari teman-teman pekerja seperti apa yang mereka rasakan," ujar Syaiful. 

Saat berdialog dengan penghuni, Syaiful sempat menguji langsung persepsi warga soal kesesuaian antara biaya sewa dan kenyamanan fasilitas.

Jawaban para penghuni pun ternyata menggembirakan, sewa dinilai cocok dan terjangkau.

Salah satu penghuni, Budi, yang telah tinggal di rusun selama 8 bulan, menyatakan fasilitas di sana sudah layak. 

"Keamanan dan kenyamanannya oke. Untuk biaya sewa, sampai sejauh ini masih mumpuni. Pas lah," ujarnya.

Budi hanya berharap agar layanan shuttle menuju tempat kerja bisa lebih tertata, mengingat lokasi pekerjaan seluruh penghuni bervariasi.

Rusun Lancang Kuning sendiri memiliki 564 kamar, masing-masing dilengkapi dua tempat tidur dan dapat menampung hingga empat orang. 

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved