Kunjungan Wisman Singapura ke Batam Meningkat, Walikota Tekankan Peningkatan Pelayanan
Wali kota Batam, Amsakar Achmad, mengungkapkan berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kunjungan wisman pada Februari 2026.
Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman), khususnya dari Singapura ke Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menunjukkan tren peningkatan yang signifikan.
Pemerintah Kota (Pemko) Batam meminta seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kualitas pelayanan agar momentum ini dapat dimanfaatkan secara optimal.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengungkapkan berdasarkan data terbaru dsri Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kunjungan wisman pada Februari 2026 mencapai 126.620 orang, dan kembali meningkat menjadi 131.308 pada bulan berikutnya.
Dari angka tersebut, sebanyak 57.887 wisatawan tercatat berasal dari Singapura.
“Peningkatan wisatawan ini harus dibarengi dengan pelayanan yang baik. Ini menjadi tanggung jawab bersama seluruh stakeholder di Batam,” ujar Amsakar Achmad, Rabu (8/4/2026).
Amsakar menilai, tingginya kunjungan wisatawan asal Singapura menjadi sinyal positif bahwa Batam semakin dilirik sebagai destinasi alternatif bagi warga negara tersebut untuk berlibur ke luar negeri.
Meski demikian, Amsakar menegaskan pihaknya tidak ingin terlalu jauh mengaitkan tren ini dengan kondisi global yang tengah bergejolak.
“Kita tidak fokus pada situasi global, tetapi lebih pada bagaimana mempersiapkan Batam sebagai daerah yang nyaman, aman, dan ramah bagi wisatawan,” sebutnya.
Amsakar Achmad juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kondusivitas daerah dengan tidak menyebarkan narasi negatif yang dapat merusak citra Batam sebagai destinasi wisata.
Menurutnya, suasana yang aman dan positif sangat berpengaruh terhadap minat kunjungan wisatawan.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa tren kunjungan wisman ke Batam terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
Pada 2024, jumlah kunjungan tercatat sekitar 1,3 juta orang, kemudian naik menjadi sekitar 1,6 juta pada 2025. Ia berharap tren positif ini terus berlanjut pada 2026.
“Kami optimistis ada kenaikan lagi tahun ini. Kalau bisa bertambah 300 hingga 500 ribu kunjungan, tentu ini akan memberikan dampak besar bagi perekonomian daerah,” sebut Wali kota Batam.
Menurut Amsakar, sektor pariwisata memiliki efek berganda (multiplier effect) yang luas.
Setiap wisatawan yang datang akan menggerakkan berbagai sektor, mulai dari transportasi, perhotelan, kuliner, hingga sektor informal lainnya.
| Kronologi Penemuan Jasad Bayi Dalam Lemari di Indekos Batam, Ada Wanita Telentang di Kamar Mandi |
|
|---|
| Breaking News, Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Dalam Lemari Pakaian Indekos di Batuaji Batam |
|
|---|
| Pagar Besi Pelabuhan Pulau Mongkol Belakang Padang Dicuri, Polisi Tangkap 3 Pelaku, 2 Penadah |
|
|---|
| Harga Tiket Pesawat Jakarta ke Batam Naik Drastis, Kelas Ekonomi Tembus Rp 1,9 Juta di April 2026 |
|
|---|
| Harga Emas Banda Baru Batam, Rabu, 8 April 2026, Update Pukul 09.07 WIB |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Amsakar-Kunjungan-wisman-singapura.jpg)