Minggu, 19 April 2026

PEMKO BATAM

ASN Pemko Batam Hari Ini Masih Kerja Normal, Ini Penyebab Kebijakan WFH Belum Dilakukan

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Batam Rudy Panjaitan mengatakan sampai saat ini untuk penghitungan efisiensi belum selesa

|
Ucik Suwaibah/Tribun Batam
KANTOR PEMKO BATAM - Kantor Pemerintah Kota Batam hari ini, Jumat (10/4/2026) masih beraktifitas seperti biasa, karena kebijakan WFH belum diberlakukan. 

Ringkasan Berita:
  • ASN (Aparatur Sipil Negara) Pemko Batam hari ini Jumat (10/4/2026) masih masuk normal seperti hari biasa
  • Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Batam Rudy Panjaitan mengatakan sampai saat ini untuk penghitungan efisiensi belum selesai dilakukan
  • Amsakar mengatakan penerapan WFH tidak boleh sekadar mengikuti tren atau instruksi semata, tetapi harus memberikan dampak nyata

 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - ASN (Aparatur Sipil Negara) Pemko Batam hari ini Jumat (10/4/2026) masih masuk normal seperti hari biasa.

Kebijakan tetap masuk normal dan belum menerapkan  WFH (Work from Home) a hari ini karena penghitungan efisiensi dari penerapan WFHWFA itu belum rampung.

Seperti diketahui Pemerintah Pusat mengeluarkan kebijakan kepada ASN untuk kerja dari rumah atau work from home (WFH) sehari dalam sepekan bagi aparatur sipil negara (ASN) yang resmi berlaku mulai Jumat (10/4/2026).

Kebijakan kerja fleksibel ini berlaku, Jumat ini sebagai salah satu kebijakan pemerintah untuk berhemat atau efisiensi, khususnya terkait energi akibat pecahnya konflik di Timur Tengah. 

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Batam Rudy Panjaitan mengatakan sampai saat ini untuk penghitungan efisiensi belum selesai dilakukan.

"Asisten pemerintah masih melakukan penghitungan, berapa efisiensi yang dapat dihasilakn jika dilakukan WFH," kata Rudi, Jumat (10/4/2026).

Rudy mengatakan sesuai dengan arahan wali Kota Batam Amsakar Achmad, penerapan WFH akan dilakukan jika penghitungan efisiensi sudah selesai dan angkanya sudah jelas.

"Pada prinsipnya pelaksanaan WFH tersebut untuk melakukan efisiensi, jika efisiensinya tetap tidak ada, maka WFH tidak akan dilakukan,''kata Rudi.

"Efisiensi yang dimaksudkan mulai dari biaya penghematan Listrik, BBM dan lain sebagainya,'' kata Rudy.

Seperti diberitakan sebelumnya Pemerintah Kota Batam hingga kini belum menerapkan kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN), sebagaimana diatur dalam surat edaran Kementerian Dalam Negeri.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan kebijakan tersebut masih dalam tahap kajian oleh tim di lingkungan Pemko Batam, dimana kajian yang sedang dilakukan  difokuskan pada potensi efisiensi yang bisa dihasilkan jika WFH diterapkan.

Baca juga: Pemko Batam Kaji Ketat Kebijakan WFH bagi ASN, Amsakar Tekankan Aspek Efisiensi

“Para asisten di Pemko Batam saya tekankan, ketika WFH diterapkan harus ada data efisiensi yang jelas sejak awal,” kata Amsakar, Rabu (8/4/2026).

Amsakar mengatakan penerapan WFH tidak boleh sekadar mengikuti tren atau instruksi semata, tetapi harus memberikan dampak nyata, terutama dalam penghematan anggaran operasional seperti bahan bakar minyak (BBM) dan listrik.

Amsakar mencontohkan, jika ASN bekerja dari rumah selama satu atau dua hari, maka idealnya terjadi pengurangan biaya BBM karena berkurangnya mobilitas, serta efisiensi penggunaan listrik di perkantoran.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved