Terganjal BI Checking, Dari 1.105 UMKM Batam Cuma 19 yang Lolos Pinjaman Modal Tanpa Bunga
Program pinjaman modal usaha tanpa bunga dan tanpa agunan hingga Rp20 juta yang digagas Pemerintah Kota (Pemko) Batam belum berjalan optimal
Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Dewi Haryati
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Program pinjaman modal usaha tanpa bunga dan tanpa agunan hingga Rp20 juta yang digagas Pemerintah Kota (Pemko) Batam belum berjalan optimal.
Meski diminati ratusan pelaku usaha, realisasi pencairan masih sangat minim. Dari total 1.105 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang mengajukan pinjaman sejak Desember 2025, hanya 19 yang berhasil lolos hingga tahap pencairan dana.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskum) Kota Batam, Salim, mengatakan program tersebut tetap dilanjutkan.
Pemko Batam kini berupaya memperluas akses pembiayaan dengan menggandeng lebih banyak perbankan.
“Program ini tetap berjalan. Kami sudah menggelar rapat dan mengundang Bank Riau Kepri (BRK) untuk ikut berpartisipasi,” kata Salim, Senin (13/4/2026).
Ia melanjutkan, BRK menunjukkan respons positif dan memiliki pengalaman menjalankan program serupa di tingkat provinsi, dengan plafon pinjaman mencapai Rp40 juta.
“Kalau di Batam saat ini maksimal Rp20 juta. Dengan pengalaman BRK, kita harapkan jangkauan layanan bisa lebih luas hingga ke tingkat kecamatan,” tuturnya.
Saat ini, Pemko Batam tengah menyiapkan nota kesepahaman (MoU) sebagai langkah awal kerja sama dengan BRK. Jika tidak ada kendala, program kolaborasi tersebut ditargetkan mulai berjalan pada Mei 2026.
Selain BRK, sejumlah bank lain seperti BTN, Mandiri, BRI, dan BJB juga telah diajak berkolaborasi. Salim menegaskan, pihaknya terbuka bagi seluruh perbankan yang ingin mendukung pembiayaan UMKM.
“Tahun lalu memang baru BTN yang siap. Sekarang mulai ada ketertarikan dari bank lain, ini tentu peluang baik bagi pelaku usaha,” kata Salim.
Di balik tingginya minat, banyak pengajuan justru gugur pada tahap awal. Dari 1.105 pendaftar, sebanyak 456 UMKM langsung tidak lolos verifikasi administrasi.
Faktor utama penghambat adalah riwayat kredit pemohon yang bermasalah, yang terdeteksi melalui sistem Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atau dikenal dengan BI Checking.
“Banyak yang masih memiliki tunggakan pinjaman di bank lain. Itu otomatis menjadi kendala,” ungkap Salim.
Dari sisa pendaftar, hanya 285 UMKM yang bisa diproses lebih lanjut. Namun, pada akhirnya hanya 19 pelaku usaha yang benar-benar memenuhi syarat hingga pencairan.
Selain persoalan kredit, kendala lain juga muncul dari permintaan pinjaman yang melebihi batas plafon program.
UMKM Batam
pinjaman tanpa bunga
Dinas Koperasi dan UMKM Batam
Batam
Wali Kota Batam
Amsakar Achmad
Bank Riau Kepri
| OCBC Beri Keterangan Resmi Soal Penutupan Cabang di Tanjungpinang |
|
|---|
| Walikota Batam Kumpulkan Kader Posyandu di Golden Prawn, Amsakar Achmad Soroti Kesejahteraan Lansia |
|
|---|
| Imigrasi Batam Amankan 6 WNA Selama Maret Hingga April 2026, Warga Negara China Paling Banyak |
|
|---|
| Kronologi Bea Cukai Batam Temukan Ruang Rahasia Berisi 337 Unit Ponsel Ilegal Total Rp3,67 Miliar |
|
|---|
| Bea Cukai Batam Gagalkan Penyelundupan 337 HP Ilegal Total Rp3,7 M, Petugas Bongkar Ruang Rahasia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Salim-Diskum-pinjaman-UMKM.jpg)