Tunggu Pelebaran Jalan, Trans Batam Bakal Layani SMAN 3 Batam Tahun 2027
Pemerintah Kota Batam melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus berupaya memperluas jangkauan layanan bus Trans Batam, khususnya ke kawasan pendid
Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus berupaya memperluas jangkauan layanan bus Trans Batam, khususnya ke kawasan pendidikan yang belum terakses optimal oleh transportasi publik.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah akses menuju SMA Negeri 3 Batam di kawasan Botania.
Kepala UPTD Pelayanan Jasa Transportasi Dishub Kota Batam, Bambang Sucipto, menjelaskan secara umum layanan Trans Batam saat ini sudah mencakup sejumlah wilayah strategis seperti Nongsa, Tanjunguncang hingga Sekupang.
Selain itu, sejumlah sekolah yang berada di jalur utama juga telah terlayani dengan baik. Di antaranya kawasan pendidikan di Jalan Yos Sudarso, Politeknik Negeri Batam, hingga SMK Negeri 1 Batam yang berada di jalur protokol.
“Sekolah-sekolah yang berada di jalur utama itu sudah bisa kita jangkau,” kata Bambang, Rabu (14/4/2026).
Namun, berbeda dengan sekolah yang berada di dalam kawasan perumahan atau jauh dari jalan utama.
Untuk wilayah seperti Botania, Dishub masih menghadapi kendala infrastruktur, khususnya kondisi jalan yang belum memungkinkan dilalui bus.
Bambang, mengatakan rencana pembukaan rute menuju SMA Negeri 3 sudah masuk dalam perencanaan. Hanya saja, armada Trans Batam belum dapat beroperasi ke lokasi tersebut karena akses jalan yang masih sempit.
“Kalau SMAN 3 Batam di Botania itu jalurnya sudah kita rencanakan. Tapi saat ini jalannya belum dilebarkan, jadi bus belum bisa masuk,” kata Bambang.
Bambang menambahkan, realisasi rute tersebut diperkirakan baru bisa dilakukan paling lambat pada tahun 2027. Hal ini seiring dengan rencana pelebaran jalan yang mulai dikerjakan secara bertahap pada tahun ini.
“Paling lambat tahun depan atau 2027, karena tahun ini proses pembangunan dan pelebaran jalan sudah mulai berjalan,” tambahnya.
Di sisi lain, Dishub Batam juga tengah fokus meningkatkan kualitas layanan pada rute yang sudah ada.
Saat ini, Trans Batam mengoperasikan sekitar 17 rute aktif tanpa penambahan jalur baru dalam waktu dekat.
Peningkatan layanan difokuskan pada efisiensi waktu tunggu penumpang. Jika sebelumnya masyarakat harus menunggu hingga 30 menit, kini ditargetkan menjadi sekitar 20 menit.
“Tidak ada penambahan rute tahun ini, tapi kita tingkatkan layanan. Salah satunya dengan memangkas waktu tunggu agar lebih cepat,” kata Bambang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Bus-Trans-Batam-3004.jpg)