Kamis, 23 April 2026

AKSI RAMPAS MOTOR DI BATAM

Pria Bertato di Batam Menangis Kena Amuk Massa, Ternyata Komplotan Begal Korbannya Driver Ojol

Pria bertato di Batam menangis usai kena amuk massa. Ia ternyata pelaku begal yang menyasar seorang driver ojol di Kecamatan Sei Beduk pada Senin lalu

|
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Septyan Mulia Rohman
Tribun Batam
BEGAL DI BATAM - Pria bertato di Batam tampak menangis saat dibawa ke mobil oleh sejumlah anggota Komunitas Driver Online Andalan (Komando) Batam, Rabu, 22 April 2026 pagi. Pria bertato di Batam itu merupakan kompolotan begal yang menyasar seorang driver ojek online di Kecamatan Sei Beduk pada Senin, 20 April 2026 malam lalu. 

Korban pada saat itu hendak transaksi jual beli sepeda motor melalui sistem cash on delivery (COD) di Facebook.

"Dari keterangan anggota kami, dia sebelumnya tidak kenal dengan pelaku. Awalnya mereka tahu itu dari COD Facebook," ujar Wakasatgas Komando Batam, Okka saat dikonfirmasi. 

Dalam pertemuan yang seharusnya menjadi transaksi biasa, justru berubah menjadi aksi kekerasan.

Okka menjelaskan, salahsatu pelaku diduga menyimpan rasa kesal akibat pengalaman transaksi sebelumnya yang membuatnya lama menunggu.

"Karena kesal, pelaku bersama dua rekannya mendatangi korban, lalu merampas motor dan memukul korban di bagian wajah dan hidung," lanjutnya.

Usai kejadian, korban yang mengalami luka langsung melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian dan menjalani visum.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka dan langsung melaporkan peristiwa itu ke pihak kepolisian serta menjalani visum.

Adapun sepeda motor yang dirampas berupa Yamaha Jupiter Z1 dengan nomor polisi BP 4895 RJ.

Korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 21 juta. 

Terdapat 3 pelaku yang terlibat dalam aksi rampas motor di Batam ini.

Tim buru sergap (buser) Polsek Sei Beduk meringkus seorang pelaku lainnya di kawasan Tanjung Piayu saat malam hari, tak lama setelah korban melaporkan kejadian tersebut.

Sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Sei Beduk. 

Polisi juga terus mengembangkan kasus dan memburu satu pelaku lain yang masih buron. 

Sementara itu Ketua umum KOMANDO Batam, Feryandi Tarigan turut mengapresiasi kinerja kepolisian dalam mengungkap kasus tersebut.

"Kami selaku masyarakat sangat mengapresiasi kinerja kapolsek sei beduk Iptu Alex Yasral beserta anggota sat reskrim dengan tertangkapnya para pelaku, fast respons dan melakukan kerja nyata," katanya. (TribunBatam.id/Ucik Suwaibah)

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved