MAYAT WANITA TERKUBUR DI LINGGA
Pelarian Suami Bunuh Istri di Lingga Berakhir di Dalam Bus, Sinyal HP Jaka Dilacak Polisi
Pelarian Jaka, suami bunuh istri di Lingga berakhir di dalam bus yang hendak ke Ponorogo, Jawa Timur. Keberadaannya terlacak dari sinyal HP
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Dewi Haryati
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Upaya pelarian Zakaria alias Jaka (43), pelaku pembunuhan terhadap istri sirinya di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), akhirnya terhenti di dalam sebuah bus antarkota di wilayah Lumajang, Provinsi Jawa Timur pada Jumat (8/5/2026) malam.
Penangkapan pelaku dalam bus terbilang heroik, ketika petugas berhasil melacak pergerakan sinyal seluler Jaka, membuntutinya hingga akhirnya bus berhenti.
Petugas bergegas masuk dan mengejar pelaku. Namun pelaku sempat berupaya kabur hingga akhirnya keok diringkus di dalam bus.
Kapolres Lingga, AKBP Pahala mengatakan, penangkapan tersangka membutuhkan kerja keras tim gabungan karena pelaku terbilang lihai menghilangkan jejak.
“Pelaku ini cukup pandai menghindari kejaran aparat. Dia bergerak ke lokasi-lokasi yang jauh dari aktivitas petugas dan terus berpindah tempat,” ujar Kapolres Pahala saat ungkap kasus di Lobby Ditreskrimum Polda Kepri di Batam, Senin (11/5/2026) sore.
Usai menghabisi nyawa istrinya, Syafitri Yana pada Minggu, 26 April 2026 lalu, Jaka melarikan diri dari Lingga menuju Pulau Jawa. Sejak saat itu, keberadaannya terus diburu polisi.
Adapun jasad korban baru dua hari setelah itu ditemukan terkubur tak wajar di belakang sebuah rumah kontrakan di Lingga. Atau pada Selasa (28/4/2026).
Dalam pelariannya, Jaka menggunakan nomor telepon baru atau gonta-ganti nomor untuk mengelabui petugas.
Polisi tak diam begitu saja. Menggunakan teknologi, polisi berhasil melacak keberadaan pelaku yang terendus di wilayah Banyuwangi, Jawa Timur.
Tim gabungan Satreskrim Polres Lingga bersama Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Kepri kemudian bergerak cepat melakukan pengejaran lintas provinsi, menggandeng Polres Banyuwangi, Polres Lumajang, dan Polres Ponorogo.
Awalnya keberadaan pelaku terdeteksi di Banyuwangi. Saat dilakukan pengejaran, diketahui pelaku sedang berada di dalam bus dan hendak menuju Ponorogo.
“Pada saat proses penangkapan itu kami bekerja sama dengan rekan-rekan dari Polres Lumajang, Polres Banyuwangi, Polres Ponorogo, serta tim penyidik dari Polres Lingga dan Ditreskrimum Polda Kepri,” katanya.
Pahala menyebut, tujuan tersangka ke Ponorogo bahkan ingin mencari orang 'pintar' untuk berguru.
"Pengakuan tersangka ini, dia mau ke Ponorogo. Mau mencari orang pintar di pegunungan hutan. Dia mau mencari ilmu hitam," ungkap Pahala.
Selama pelarian, pelaku mengaku merasa dihantui bayang-bayang istrinya, sehingga mendorongnya ingin mencari ilmu 'hitam'. Rencananya kandas di tangan polisi.
mayat wanita di Lingga
TribunBreakingNews
breaking news lingga hari ini
breaking news
Polda Kepri
Lingga
suami bunuh istri
Jawa Timur
| Siasat Licik Suami Bunuh Istri di Lingga, Jaka Beri Yana Mikol Sebelum Lancarkan Aksinya |
|
|---|
| Motif Suami Bunuh Istri di Lingga, Jaka Cemburu Yana Dekat dengan Adik Kandungnya |
|
|---|
| Kronologi Penangkapan Suami Yana, Jasad Wanita Terkubur Tak Wajar di Lingga, Telepon Jaka Jadi Kunci |
|
|---|
| Kabur ke Jawa Timur, Jaka Suami Diduga Bunuh Istri di Lingga Ditangkap Polisi di Dalam Bus |
|
|---|
| Suami Diduga Bunuh Istri di Lingga, Jaka Sempat Mengaku Bukan Pelakunya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/Tim-gabungan-jatanras-berhasil-menangkap-pelaku-Jaka-dan-dibawa-ke-Polres-Lumajang.jpg)