Sabtu, 16 Mei 2026

DRIVER OJOL TEWAS BERSAMA IBU

Bukti Orang Baik, Ratusan Ojol Antarkan Dewa dan Ibunya ke Peristirahatan Terakhir

Ratusan driver ojek online dari berbagai komunitas dan aplikasi mengawal prosesi pemakaman Dewa Andika Pratama (26) dan ibunya, Sri Hartini

Tayang:
Penulis: Ucik Suwaibah | Editor: Eko Setiawan
Tribun Batam/Ucik Suwaibah
Proses pemakaman Dewa Andika Pratama dan Ibunya, Sri Hartini di TPU Bagan Piayu, Sei Beduk, Kota Batam, Jumat (15/5/2026) 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Ratusan driver ojek online (Ojol) dari berbagai komunitas dan aplikasi mengawal prosesi pemakaman Dewa Andika Pratama (26) dan ibunya, Sri Hartini, di TPU Bagan Piayu, Sei Beduk, Batam pada Jumat (15/5/2026) sore. 

Jenazah dibawa dari rumah duka menuju ke makam dengan pengawalan dilakukan sekira pukul 16:28 WIB.

Ibu dan anak tersebut meninggal dunia usai mengalami kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan truk di Simpang Bagan pintu 4 Mukakuning, Batam, pada pagi hari.

Sejak siang, kawasan Perumahan Pesona Bukit Laguna 2, Tanjung Piayu, Sei Beduk, dipadati pelayat. 

Tidak hanya warga sekitar, rekan sesama driver online roda dua maupun roda empat juga terlihat terus berdatangan ke rumah duka.

Bahkan dari pintu masuk gang perumahan, puluhan driver online tampak sudah bersiap mengawal pemberangkatan jenazah menuju TPU Bagan Piayu. 

Beberapa papan bunga ucapan duka cita juga terlihat berjajar di sekitar rumah korban.

Ketua Komando Batam, Feryandi Tarigan, mengatakan kepergian Dika (sapaannya) menjadi duka mendalam bagi komunitas driver online di Kota Batam.

"Ini luka yang dalam untuk seluruh driver online Kota Batam, khususnya keluarga besar Komando. Alhamdulillah kawan-kawan semua mengawal dari awal sampai akhir pemakaman," ujar Feryandi saat ditemui pada Jumat (15/5/2026) sore.

Menurut Feryandi, solidaritas sesama driver online selama ini terjalin tanpa memandang atribut maupun aplikasi yang digunakan.

"Kita tahu dari dulu komunitas ojol tanpa melihat jaket, tanpa melihat komunitas, ketika telah kehilangan nyawa, kita semua kompak dan solid," katanya.

Ia menyebut Dika dikenal sebagai sosok aktif dan peduli terhadap sesama rekan driver. 

Korban juga diketahui telah bergabung bersama Komando Batam sejak tahun 2023.

"Beliau cukup aktif, cukup peduli, cukup baiklah. Apalagi beliau anak tunggal yang kerjaannya mengantar jemput almarhum ibunya,"ungkapnya.

Dika diketahui memiliki akun di beberapa aplikasi ojek online seperti Grab, Maxim, dan Gojek untuk mencari nafkah sehari-hari.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved