Kamis, 28 Mei 2026

Banjir di Batam

Hujan Dua Jam, Jalan di Kawasan Jodoh Batam Terendam Banjir hingga 60 Centimeter

Hujan deras yang mengguyur Batam, pada Senin (25/5/2026) siang menyebabkan banjir di Jalan Raja Ali Haji dan Jalan Duyung, kawasan Jodoh

Tayang:
Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Dewi Haryati
Tribunbatam.id/istimewa
BANJIR DI BATAM - Tim penanganan banjir dari DBMSDA Batam saat melakukan pembongkaran saluran air dari jalan ke drainase, Senin (25/5/2026) di kawasan Jodoh terkait banjir. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Hujan deras yang mengguyur Kota Batam, Provinsi Kepri, pada Senin (25/5/2026) siang, menyebabkan banjir di Jalan Raja Ali Haji dan Jalan Duyung, kawasan Jodoh. 

Meski hujan hanya berlangsung sekitar dua jam, genangan air di lokasi mencapai lebih dari 60 centimeter.

Banjir mulai terjadi sekitar pukul 13.00 WIB hingga 14.30 WIB. Titik genangan terparah berada di sepanjang ruas jalan dari Simpang Lampu Merah Seafood Sentosa hingga kawasan BCA Jodoh. Ketinggian air bahkan mencapai lutut orang dewasa.

Banjir di jalan tersebut membuat arus lalu lintas dari arah Hotel Planet menuju Harbour Bay sempat lumpuh. 

Banyak pengendara terpaksa mencari jalur alternatif dengan masuk ke kawasan Pasar Jodoh Centre, sementara sebagian lainnya memilih memutar arah menuju Tangga Seribu.

Warga sekitar, Asrul, mengatakan kawasan tersebut memang sudah lama menjadi langganan banjir setiap kali hujan deras turun.

“Jalan ini sudah lama jadi langganan banjir. Kalau hujan deras pasti tergenang,” kata Asrul.

Ia mengatakan, titik banjir paling parah berada di depan Morning Bakery Jodoh. Meski air biasanya cepat surut setelah hujan reda, kondisi itu terus berulang tanpa solusi yang jelas.

“Memang biasanya tidak lama, setelah hujan reda air juga surut. Tapi setiap hujan deras selalu seperti ini,” katanya.

Asrul mengatakan lokasi jalan tidak jauh dari laut dan memiliki saluran pembuangan air menuju laut.

“Mungkin drainasenya tersumbat, jadi air dari jalan tidak mengalir lancar ke saluran pembuangan,” kata Asrul.

Menanggapi banjir tersebut, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam langsung menurunkan tim ke lokasi untuk melakukan penanganan darurat.

Kepala DBMSDA Batam, Metra Dinata, mengatakan pihaknya segera membuka saluran pembuangan air yang diduga tersumbat.

“Tim sudah turun ke lokasi dan melakukan pembukaan saluran pembuangan air dari jalan ke drainase,” kata Metra.

Metra menjelaskan, genangan terjadi karena aliran air dari badan jalan menuju selokan tidak berjalan lancar akibat adanya penyumbatan.

“Setelah air surut nanti akan kita cek lagi apakah ada saluran yang tersumbat atau perlu penanganan lebih lanjut,” kata Metra. (Tribunbatam.id/Pertanian Sitanggang)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved