Senin, 1 Juni 2026

Berita Populer Batam, Pria Siram Kawan Pacar Air Keras karena Cemburu

Inilah daftar berita populer.Batam soal kondisi DAM Tembesi, volume waduk berkurang

Tayang:
Tribun Batam/Ucik Suwaibah
AG (28), pelaku penyiraman air keras di Saguba saat diperiksa di ruangan penyidik Polsek Sagulung 

Cemburu Buta, Pria di Batam Kloning Akun Pacar untuk Jebak FL, Korban Disiram Diduga Air Keras

 

DITANGKAP - Pelaku penyiraman air keras di Sagulung, AG (28) saat dimintai keterangan di ruang subnit II Polsek Sagulung, Batam, Kepulauan Riau
DITANGKAP - Pelaku penyiraman air keras di Sagulung, AG (28) saat dimintai keterangan di ruang subnit II Polsek Sagulung, Batam, Kepulauan Riau(Tribun Batam/Ucik Suwaibah)

 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Rasa cemburu membuat AG (28) nekat menjebak dan menyiramkan cairan yang diduga air keras kepada FL (25) di kawasan Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Untuk melancarkan aksinya, pria tersebut bahkan diduga mengkloning akun milik kekasihnya berinisial A.

Saat itu AG berpura-pura menjadi A untuk memancing korban datang ke lokasi kejadian.

Peristiwa itu terjadi sekira pukul 23.30 di depan Alfamart Saguba, Sagulung, pada Senin (25/5) WIB. 

Akibat siraman cairan berbahaya tersebut, FL mengalami luka pada bagian wajah dan mata hingga harus mendapatkan perawatan medis.


Baca Selengkapnya

Bau Menyengat, Hampir Sebulan Tak Diangkut Sampah Menumpuk di Bengkong Sadai Batam

 

SAMPAH - Tumpukan sampah meluber dari tempat sampah yang ada di depan rumah di RT 01/RW 08, Kelurahan Sadai, Kecamatan Bengkong, Batam Minggu (31/5/2026).
SAMPAH - Tumpukan sampah meluber dari tempat sampah yang ada di depan rumah di RT 01/RW 08, Kelurahan Sadai, Kecamatan Bengkong, Batam Minggu (31/5/2026).(Istimewa/Pertanian Sitanggang)

 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Warga RT 01/RW 08, Kelurahan Sadai, Kecamatan Bengkong, Batam keluhkan tumpukan sampah yang tak kunjung diangkut oleh petugas kebersihan. 

Saat ini hampir seluruh tong sampah di lingkungan tersebut meluap dan mengeluarkan bau menyengat yang mengganggu kenyamanan warga.

Kondisi tersebut diperparah dengan intensitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa pekan terakhir. 

Sampah rumah tangga, terutama sampah dapur, menjadi lebih cepat membusuk sehingga menimbulkan aroma tidak sedap yang menyebar hingga ke rumah-rumah warga.

"Baunya sudah sangat menyengat. Sampah terus menumpuk, apalagi sering hujan sehingga cepat busuk. Kami sampai hampir sesak napas mencium baunya," kata Yanto, salah seorang warga, Minggu (31/5/2026).

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved