Senin, 8 Juni 2026

MBG DI BATAM

MBG di SMPN 12 Batam Terhenti Sementara, Sekolah Lain Masih Berjalan Normal

Distribusi MGB di SMPN 12 Batam terhenti sementara, Senin (8/6). Informasi yang didapat, hal ini diduga terkendala Dana Banper

Tayang:
Penulis: Pertanian Sitanggang | Editor: Dewi Haryati
Beres/TribunBatam
MBG DI BATAM - Foto ilustrasi, siswa sebuah SMP di Batam mengangkut ompreng MBG untuk dikonsumsi. MBG di SMPN 12 Batam terhenti sementara diduga akibat keterlambatan pencairan dana dari pemerintah 

Ringkasan Berita:
  • Dapur penyedia MBG untuk SMP Negeri 12 Batam menghentikan sementara distribusi makanan diduga akibat keterlambatan pencairan Dana Banper
  • Ketua Komite SMPN 12 Batam meminta pemerintah memastikan keberlanjutan anggaran program MBG
  • Sementara itu, distribusi MBG di SMPN 43 Batam masih berjalan normal

 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang selama ini dinikmati ribuan pelajar di Kota Batam mengalami kendala di sejumlah sekolah di Batam.

Informasi yang diperoleh guru melalui pesan WhatsApp dari dapur penyedia, hal ini diduga terkendala Dana Bantuan Pemerintah (Banper).

Salah satu sekolah yang terdampak yakni SMP Negeri 12 Batam yang berlokasi di Kelurahan Baloi Permai, Kecamatan Batam Kota.

Ketua MBG SMPN 12 Batam, Kumala Sari, mengatakan pihak sekolah menerima pemberitahuan bahwa pendistribusian makanan untuk sementara tidak dilakukan karena dana operasional belum dicairkan.

"Informasi yang kami terima bukan programnya dihentikan. Hanya saja untuk hari ini tidak ada pendistribusian karena ada keterlambatan pencairan dana," ujar Sari saat ditemui di SMPN 12 Batam di kawasan Legenda Malaka, Senin (8/6/2026).

Ia mengatakan, pemberitahuan tersebut diterima melalui pesan WhatsApp dari pihak terkait. 

Hingga saat ini sekolah belum mendapatkan informasi lebih lanjut soal kapan distribusi makanan akan kembali normal.

"Yang disampaikan kepada kami hanya untuk hari Senin ini saja. Untuk sampai kapan belum ada informasi," katanya.

Di SMPN 12 Batam, program MBG selama ini menjangkau lebih dari 1.100 siswa. Namun pada hari yang sama, aktivitas sekolah hanya diikuti sekitar 300 siswa kelas VIII, karena sebagian siswa lainnya sedang menjalani agenda ujian.

Ketua Komite SMPN 12 Batam sekaligus wali murid, Syahril, berharap pemerintah dapat memastikan ketersediaan anggaran agar operasional penyedia makanan tidak terganggu.

"Kalau satu atau dua bulan mungkin masih bisa ditanggung oleh penyedia. Tapi kalau berlarut-larut, tentu akan sulit. Karena itu anggaran harus dipastikan tersedia dan berkelanjutan," ujarnya.

Menurut Syahril, keberlangsungan program MBG sangat bergantung pada kepastian pembayaran kepada pihak penyedia makanan. Jika dana tersendat dalam waktu lama, pelayanan kepada ribuan siswa berpotensi terganggu.

MBG di SMPN 43 Batam Masih Berjalan Normal

Sementara itu, kondisi berbeda terjadi di SMP Negeri 43 Batam. Kepala SMPN 43 Batam, Revi Jelita, memastikan program MBG di sekolahnya masih berjalan normal dan belum ada arahan penghentian sementara.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved