Sabtu, 13 Juni 2026

PROGRAM MBG DI BATAM

Terkendala Anggaran, Dapur MBG Polda Kepri Berhenti Beroperasi Sementara

Dapur MBG yang dikelola Yayasan Kemala Bhayangkari Polda Kepri sudah tak beroperasi sejak, Rabu 10 Juni 2026 karena anggaran pusat belum cair.

Tayang:
Tribun Batam/Beres Lumbantobing
POLDA KEPRI - Kapolda Kepri, Irjen Pol Asep Safrudin., S.I.K., Mh ketika meninjau makan bergizi gratis (MBG) di Dapur Umum Mapolda Kepri beberapa waktu lalu. Dapur MBG Yayasan Kemala Bhayangkari Polda Kepri berhenti beroperasi sementara sejak Rabu, 10 Juni 2026 karena anggaran dari pusat belum turun. 

Ringkasan Berita:
  • Operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Batam terhenti sementara akibat kendala anggaran dari pusat.
  • Dapur MBG Yayasan Kemala Bhayangkari Polda Kepri berhenti beroperasi sejak 10 Juni 2026.
  • Penghentian ini berdampak pada distribusi 3.500 porsi makanan harian untuk siswa di wilayah Nongsa.
  • Kepala SPPI Dapur Umum MBG, Eva Andriani, menyatakan operasional akan segera berlanjut setelah anggaran cair.

 

TRIBUNBATAM.id, BATAM – Sejumlah dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dilaporkan masih menghentikan operasional sementara akibat belum tersalurnya anggaran BGN pusat. 

Salah satu yang terdampak adalah Dapur MBG Yayasan Kemala Bhayangkari Polda Kepri yang berlokasi di lingkungan Polda Kepri

Dapur itu sudah tak beroperasi sejak, Rabu 10 Juni 2026.

Padahal, dapur ini melayani ribuan penerima manfaat dan kin terpaksa menghentikan aktivitas produksi makanan. 

Kepala SPPI Dapur Umum MBG Polda Kepri, Eva Andriani membenarkan penghentian sementara tersebut.

"Iya, kami terpaksa menghentikan operasional sementara karena anggaran dari BGN pusat belum turun," ujar Eva, kemarin. 

Penghentian operasional ini cukup dirasakan mengingat dapur MBG Polda Kepri selama ini menjadi salah satu dapur dengan kapasitas produksi besar di Batam.

Dalam kondisi normal, dapur tersebut memproduksi sekitar 3.500 porsi makanan bergizi setiap hari yang didistribusikan ke sejumlah sekolah serta kelompok penerima manfaat lainnya di wilayah Nongsa.

Setiap porsi makanan terdiri dari nasi, lauk-pauk, sayuran, dan buah yang telah disusun berdasarkan standar gizi yang ditetapkan tenaga ahli.

Biasanya, aktivitas di dapur sudah dimulai sejak dini hari. Saat sebagian besar masyarakat masih terlelap, para relawan sudah sibuk menyiapkan bahan makanan dan memasak untuk ribuan siswa.

Meski operasional dihentikan, Eva memastikan kondisi tersebut hanya bersifat sementara dan bukan penghentian permanen program MBG.

Menurutnya, begitu anggaran kembali dicairkan oleh BGN pusat, seluruh aktivitas produksi akan langsung berjalan kembali seperti biasa.

"Ini hanya sementara. Kalau anggaran sudah cair, kami langsung produksi lagi dan melayani penerima manfaat seperti sebelumnya," katanya.

Eva optimistis penghentian operasional tidak akan berlangsung lama karena berdasarkan mekanisme yang berjalan selama ini.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
Live
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved