Rabu, 6 Mei 2026

Lingga Terkini

Dishub Lingga Minta Mobil Angkut BBM Perhatikan Safety, Koordinasi dengan SPBU Soal Tumpahan Solar

Hendry Efrizal, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lingga, meminta lori atau mobil pikap angkut BBM untuk memperhatikan safety.

Tayang:
Penulis: Febriyuanda | Editor: Eko Setiawan
Tribunbatam.id/Dok. Dishub Lingga
KOORDINASI - Dishub Lingga koordinasi dengan SPBU Dabo Singkep, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, soal tumpahan solar di jalan, Kamis (30/10/2025). 

TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Hendry Efrizal, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lingga, meminta lori atau mobil pikap angkut Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk memperhatikan safety atau kesalamatan.

Hal itu karena insiden tumpahan minyak solar yang kerap terjadi, membuat jalan menjadi licin.

Bahkan, sejumlah pengendara menjadi korban kecelakaan akibat tumpahan minyak solar yang terjadi di beberapa titik.

Insiden tumpahan tersebut kembali terjadi hari ini di ruas jalan Batu Kacang, Kamis (30/102/20). Meski tak menyebabkan kecelakaan, namun kembali membuat Damkar turun untuk membersihkan jalan yang licin.

"Dimohon kepada pengguna Lori atau kendaraan angkut BBM khusus solar di Kawasan Dabo dan sekitarnya, untuk dapat memperhatikan safety dalam pengangkutan, baik itu alat yg digunakan maupun kecepatan kendaraan untuk diperhatikan," ujar Hendry, saat dikonfirmasi Tribunbatam.id.

Ia juga mengharapkan, pengguna angkutan khusus solar harus sesuai aturan yang dibenarkan.

"Dinas perhubungan sudah melakukan komunikasi juga ke SPBU Dabo Singkep, sudah disampaikan hal-hal berkenaan dengan pelanggaran ini, dan menyampaikan untuk melakukan penertiban alat angkut dan fasilitas yg safety," jelasnya.

Sementara itu sebelumnya, Kasatlantas Polres Lingga, Iptu Abdurrahman, mengatakan pihaknya berupaya melakukan penyelidikan terhadap pemilik kendaraan tersebut.

Meski begitu, hingga kini belum ada informasi terkait pemilik kendaraan yang menumpahkan minyak di jalan tersebut.

Menurut Danton Damkar Lingga unit Dabo Singkep, Ikmal Hakim, pihaknya sudah melakukan pembersihan enam titik dengan masalah yang sama.

“Sudah sekitar enam kali kami tangani tumpahan seperti ini. Kami harap masyarakat segera melapor jika menemukan jalan licin atau tumpahan cairan berbahaya,” katanya. (Tribunbatam.id/Febriyuanda)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved