Sabtu, 25 April 2026

KARHUTLA DI LINGGA

Kebakaran Lahan di Lingga Lagi, Gazebo Warga Hangus Meski Api Cepat Dipadamkan

Satu unit gazebo milik warga hangus terbakar dalam peristiwa kebakaran lahan seluas kurang lebih satu hektare di kawasan Pantai Pasir Panjang, Lingga.

Penulis: Febriyuanda | Editor: Septyan Mulia Rohman
TribunBatam.id/Dok. Damkar Lingga
GAZEBO TERBAKAR - Satu unit gazebo milik warga hangus terbakar saat kebakaran lahan seluas kurang lebih satu hektare di kawasan Pantai Pasir Panjang, Desa Mepar, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, Senin (9/2/2026). 

TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Satu unit gazebo milik warga hangus terbakar dalam peristiwa kebakaran lahan seluas kurang lebih satu hektare di kawasan Wisata Pantai Pasir Panjang, Desa Mepar, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Senin (9/2/2026).

Kebakaran lahan di Lingga tersebut terjadi sekira pukul 13.30 WIB.

Ini menjadi peristiwa kedua di hari yang sama.

Api tersebut berhasil dipadamkan petugas setelah dilakukan upaya pemadaman terpadu dari Damkar dan BPBD Kabupaten Lingga dengan berjibaku bersama instansi terkait.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Lingga, Dody Suhendra, mengatakan pihaknya segera menindaklanjuti laporan masyarakat dengan mengoordinasikan personel pemadam kebakaran untuk bergerak menuju lokasi kejadian.

“Begitu menerima informasi kebakaran, kami langsung mengoordinasikan personel Damkar untuk turun ke lokasi. Saat itu tim baru saja kembali dari kegiatan sebelumnya, namun tetap bergerak cepat agar api tidak meluas,” ujar Dody.

Komandan Pleton (Danton) Damkar, M. Zainuddin menjelaskan, tim pemadam langsung menuju lokasi dengan dukungan satu unit mobil suplai air milik BPBD Kabupaten Lingga.

Setibanya di lokasi, petugas bersama BPBD, TNI, Polri serta masyarakat setempat bahu-membahu melakukan pemadaman.

Proses pemadaman dilakukan menggunakan satu unit mesin robin dan tiga selang pemadam berukuran 1,5 inci hingga api akhirnya berhasil dikendalikan dan dipastikan padam.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Namun, kebakaran sempat menghanguskan gazebo milik warga yang berada di sekitar lokasi lahan terbakar.

Dody Suhendra juga mengungkapkan bahwa dalam pelaksanaan tugas pemadaman, pihaknya masih menghadapi sejumlah keterbatasan sarana dan prasarana.

Beberapa di antaranya seperti kekurangan wearpack, sarung tangan, sepatu keselamatan, masker asap, perangkat komunikasi.

Perlengkapan P3K, hingga armada mobil pemadam yang sebagian masih dalam proses perbaikan.

“Kami tetap berupaya maksimal dalam setiap penanganan kebakaran, meskipun ada keterbatasan peralatan. Ke depan tentu kami berharap dukungan sarana prasarana bisa semakin ditingkatkan agar penanganan lebih optimal,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama saat kondisi cuaca panas dan angin kencang yang berpotensi memicu kebakaran lebih luas.

“Peran masyarakat sangat penting dalam pencegahan kebakaran lahan. Jika melihat potensi kebakaran atau titik api, segera laporkan agar bisa cepat ditangani,” tutup Dody.(TribunBatam.id/Febriyuanda)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved