Minggu, 19 April 2026

KARHUTLA DI LINGGA

Asap Tebal Kebakaran Hutan di Marok Kecil Lingga Tutup Jalan, Pengendara Pilih Putar Balik

Kebakaran Hutan di Dusun Remik, Marok Kecil, Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau

Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
Tribunbatam.id/Dok. Warga - Anugerah
KARHUTLA DI LINGGA - Kepulan asap tebal tutup pandangan akses jalan membuat pengendara terpaksa putar balik, saat kebakaran hutan di Dusun Remik, Desa Marok Kecil, Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, Kamis (12/2/2026) siang. 

Ringkasan Berita:
  • Kebakaran hutan dan lahan terjadi di Dusun Remik, Desa Marok Kecil, Lingga, Kamis siang, dengan asap tebal dan api yang merambat hingga mendekati badan jalan
  • Kepulan asap menutup akses menuju Desa Resang, membuat sejumlah pengendara terpaksa memutar balik karena jarak pandang terbatas dan panas api di tepi jalan
  • Warga bergotong-royong memadamkan api dengan peralatan seadanya, sementara mobil Damkar sempat tertunda akibat kerusakan teknis sebelum akhirnya tiba di lokasi

 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Siang itu, langit di Dusun Remik, Desa Marok Kecil, Kecamatan Singkep Selatan, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), mendadak berubah kelabu, Kamis (12/2/2026).

Asap tebal membumbung tinggi, menutup pandangan dan menghadirkan rasa cemas bagi warga sekitar.

Bau hangus menyengat, sementara hawa panas dari kobaran api terasa hingga ke pinggir jalan raya.

Kebakaran hutan dan lahan tersebut pertama kali dilaporkan sekira pukul 12.10 WIB.

Dalam waktu singkat, api merambat dari kawasan hutan hingga mendekati badan jalan. Kepulan asap semakin pekat, bahkan menutup akses jalan menuju Desa Resang.

Sejumlah pengendara yang melintas terpaksa memutar balik.

Selain jarak pandang yang sangat terbatas, hawa panas dari api di tepi jalan membuat perjalanan terasa berisiko.

“Untuk sementara pengendara tak bisa lewat di jalan itu, karena asap tebal nutup jalan, api sudah merambat di pinggir jalan,” ujar seorang warga, Anugerah, yang berada di lokasi kepada Tribunbatam.id.

Di tengah kondisi tersebut, warga setempat tak tinggal diam.

Dengan peralatan seadanya, mereka bergotong-royong mencoba menahan laju api.

Empat drum air diangkut menggunakan kendaraan roda tiga, sementara selang dan mesin robin dimanfaatkan untuk menyemprot titik api yang bisa dijangkau.

Upaya pemadaman sempat terkendala, karena armada pemadam kebakaran belum bisa segera bergerak.

Komandan Regu (Danton) Damkar Lingga Unit Dabo, Ikmal Hakim, sekira pukul 12.30 WIB menyampaikan, mobil pemadam mengalami kerusakan teknis.

“Mohon izin diinfokan mobil damkar mengalami kerusakan pada PTO pompa sore semalam di Manggu, jadi tidak dapat dioperasikan,” ungkapnya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved