Minggu, 12 April 2026

LINGGA TERKINI

Pergi Menjaring Ikan Sejak Jumat Malam, Nelayan di Lingga Belum Kembali Hingga Sabtu Sore

Seorang nelayan bernama Rahman Gani (65), warga Sungai Pinang, Kecamatan Lingga Timur, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, dilaporkan hilang.

Penulis: Febriyuanda | Editor: Mairi Nandarson
Tribunbatam.id/Istimewa
PENCARIAN - BPBD bersama tim SAR gabungan saat bersiap melakukan pencarian seorang nelayan bernama Rahman Gani (65), warga Sungai Pinang, Kecamatan Lingga Timur, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, yang dilaporkan hilang. Nelayan itu pergi menjaring sejak Jumat malam namun belum kembali hingga Sabtu (14/3/2026) sore. Warga menemukan jaring diduga milik nelayan tersebut, namun kapal dan orangnya tidak ditemukan. 

Ringkasan Berita:
  • Seorang nelayan bernama Rahman Gani (65), warga Sungai Pinang, Kecamatan Lingga Timur, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, dilaporkan hilang
  • Warga yang melakukan pencarian awal menemukan jaring milik korban pada Sabtu pagi sekira pukul 07.00 WIB, namun korban dan perahunya belum ditemukan
  • Hingga Sabtu (14/3/2026) sore, korban belum kembali ke rumah sehingga menimbulkan kekhawatiran pihak keluarga dan masyarakat setempat

 

TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Seorang nelayan bernama Rahman Gani (65), warga Sungai Pinang, Kecamatan Lingga Timur, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, dilaporkan hilang.

Hal itu setelah pria lansia tersebut pergi menjaring ikan pada Jumat (13/3/2026) malam sekira pukul 19.00 WIB. 

Hingga Sabtu (14/3/2026) sore, korban belum kembali ke rumah sehingga menimbulkan kekhawatiran pihak keluarga dan masyarakat setempat.

Warga yang melakukan pencarian awal menemukan jaring milik korban pada Sabtu pagi sekira pukul 07.00 WIB. 

Namun, hingga saat ini korban beserta perahunya belum ditemukan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lingga, Oktanius Wirsal, membenarkan adanya laporan orang hilang tersebut.

Ia mengatakan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait setelah menerima informasi dari masyarakat.

“Setelah menerima laporan dari warga dan keluarga korban, BPBD langsung melakukan koordinasi dengan tim SAR gabungan untuk melakukan upaya pencarian."

"Saat ini proses pencarian masih terus berlangsung,” ujar Oktanius Wirsal saat dikonfirmasi Tribunbatam.id.

Ia menjelaskan, kondisi di lapangan sempat menjadi kendala karena air laut dalam kondisi surut, sehingga pergerakan perahu warga untuk membantu pencarian belum bisa dilakukan secara maksimal.

Baca juga: Pojok Bangkit, Tempat Karya Kreatif Warga Binaan di Lapas Dabo di Kantor Imigrasi Dabo Lingga

“Kondisi air yang masih surut membuat pergerakan perahu masyarakat terbatas."

"Namun tim SAR gabungan tetap bergerak menggunakan speed ambulans laut untuk mempercepat proses pencarian,” jelasnya.

Selain itu, berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat penyakit hipertensi.

Informasi tersebut menjadi perhatian tim dalam upaya pencarian dan penyelamatan.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved