Minggu, 31 Mei 2026

BUMDes Temiang Jaya di Lingga Panen 400 Kerapu Cantang, Program Ketahanan Pangan Berbuah Hasil

BUMDes Temiang Jaya berhasil memanen sebanyak 400 ekor ikan kerapu cantang di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau

Tayang:
Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
Tribunbatam.id/Istimewa
PANEN IKAN KERAPU CANTANG - Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Temiang Jaya berhasil memanen sebanyak 400 ekor ikan kerapu cantang, dari program budidaya yang dijalankan sebagai bagian dari Program Ketahanan Pangan Desa Tamiang, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri, Sabtu (30/5/2026). 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Upaya diversifikasi usaha masyarakat pesisir mulai menunjukkan hasil di Desa Temiang, Kecamatan Temiang Pesisir, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Temiang Jaya berhasil memanen sebanyak 400 ekor ikan kerapu cantang, dari program budidaya yang dijalankan sebagai bagian dari Program Ketahanan Pangan Desa.

Panen pada Sabtu (30/5/2026) itu menjadi momentum penting bagi desa setempat, dalam mengembangkan sektor perikanan budidaya sebagai alternatif sumber penghasilan masyarakat selain mengandalkan hasil tangkapan laut.

Program budidaya ikan kerapu cantang tersebut mulai dijalankan sejak Desember 2025.

Setelah melalui proses pemeliharaan selama kurang lebih enam bulan di penangkaran, ikan-ikan yang dibudidayakan akhirnya memasuki masa panen dan menghasilkan ratusan ekor kerapu siap jual.

Ketua BUMDes Temiang Jaya, Rahman, mengatakan keberhasilan panen perdana ini menjadi bukti, bahwa budidaya perikanan memiliki peluang besar untuk dikembangkan di Desa Temiang.

Menurutnya, program ketahanan pangan yang dijalankan tidak hanya bertujuan menjaga ketersediaan sumber pangan, tetapi juga memberikan keterampilan baru kepada masyarakat dalam mengelola usaha budidaya ikan secara berkelanjutan.

"Program ketahanan pangan ini sangat membantu masyarakat. Jika sebelumnya masyarakat hanya mengandalkan hasil tangkapan ikan di laut, kini mereka juga memiliki kemampuan untuk membudidayakan ikan di penangkaran sehingga hasilnya lebih terencana dan berkelanjutan," ujar Rahman.

Ia menjelaskan, sektor budidaya perikanan mampu memberikan kepastian produksi yang lebih baik dibandingkan mengandalkan hasil tangkapan laut yang sangat dipengaruhi oleh kondisi cuaca dan musim.

Dengan sistem budidaya yang terkelola, masyarakat dapat memprediksi masa panen, mengatur produksi, serta memperoleh hasil yang lebih stabil.

Kondisi ini dinilai dapat membuka peluang ekonomi baru sekaligus meningkatkan pendapatan warga desa.

Keberhasilan panen sebanyak 400 ekor kerapu cantang tersebut juga menjadi motivasi bagi BUMDes Temiang Jaya, untuk terus mengembangkan kapasitas usaha budidaya pada periode berikutnya.

Pengembangan ini diharapkan mampu menciptakan usaha perikanan yang lebih produktif dan berkelanjutan.

Pemerintah Desa Temiang pun berharap, program ketahanan pangan berbasis budidaya ikan tersebut dapat terus berlanjut dan menjadi salah satu sektor unggulan desa di masa mendatang.

Panen perdana itu turut disaksikan oleh Kepala Desa Temiang, Pendamping Desa Kecamatan Temiang Pesisir, Ketua BUMDes Temiang Jaya, serta kelompok masyarakat yang terlibat langsung dalam kegiatan budidaya.

Keberhasilan tersebut menjadi gambaran bahwa kolaborasi antara pemerintah desa, BUMDes, dan masyarakat mampu menghasilkan program yang tidak hanya memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan warga di wilayah pesisir. (Tribunbatam.id/Febriyuanda)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved