Senin, 15 Juni 2026

ANGIN PUTING BELIUNG DI LINGGA

Angin Puting Beliung Terjang Tanjung Kelit Lingga, Warga Gotong Royong Bersihkan Puing Bangunan

Warga mulai bangkit usai insiden angin puting beliung menyapu 80 rumah warga di Desa Tanjung Kelit, Kecamatan Bakung Serumpun, Lingga, Sabtu (13/6).

Tayang:
Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
Tribunbatam.id/Istimewa
ANGIN PUTING BELIUNG - Angin puting beliung menyapu 80 rumah warga di Desa Tanjung Kelit, Kecamatan Bakung Serumpun, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau, Sabtu (13/6/2026). 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Sehari pasca diterjang angin puting beliung, warga Desa Tanjung Kelit, Kecamatan Bakung Serumpun, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), mulai bangkit dari keterpurukan.

Terlihat pada Minggu (14/6/2026), warga tampak bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan dan memperbaiki rumah-rumah yang rusak akibat terjangan angin kencang tersebut.

Sejak pagi, masyarakat bahu-membahu membersihkan lingkungan desa.

Sebagian warga mengumpulkan potongan seng dan kayu yang berserakan, sementara lainnya memperbaiki bagian rumah yang masih bisa diselamatkan.

Aktivitas gotong royong dilakukan sebagai upaya mempercepat pemulihan kampung yang porak-poranda akibat bencana yang terjadi sehari sebelumnya.

"Hari ini warga gotong royong membersihkan lingkungan dan rumah-rumah yang rusak," kata seorang warga, Fajar, kepada TribunBatam.id.

Meski masih menyisakan duka dan kerusakan yang cukup besar, semangat kebersamaan terlihat kuat di tengah masyarakat.

Warga berupaya mengembalikan kondisi desa agar dapat kembali beraktivitas seperti biasa.

Berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lingga, sebanyak 80 rumah terdampak dalam bencana angin puting beliung tersebut.

Dari jumlah itu, sebanyak 66 rumah mengalami kerusakan ringan hingga sedang, sedangkan 14 rumah lainnya mengalami kerusakan berat bahkan roboh.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lingga, Oktanius Wirsal, mengatakan jumlah warga yang terdampak diperkirakan mencapai 230 orang.

Meski kerusakan material cukup besar, bencana tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

"Pendataan sementara di lapangan menunjukkan ada 80 rumah terdampak dengan jumlah penghuni sekitar 230 orang. Tidak ada korban jiwa," ujar Oktanius.

Selain permukiman warga, angin puting beliung juga mengakibatkan dua fasilitas pendidikan di Desa Tanjung Kelit mengalami kerusakan.

Kedua bangunan tersebut yakni SD Negeri 12 Senayang dan SMP Negeri 08 Senayang.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
Live
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
VS
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved