ULAR MASUK RUMAH
Ular King Kobra Masuk Rumah Warga di Kebun Nyiur Lingga, Damkar Gerak Cepat
Warga Kebun Nyiur, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, dikejutkan dengan kemunculan seekor ular king kobra di dalam salah satu rumah warga.
Penulis: Febriyuanda | Editor: Mairi Nandarson
TRIBUNBATAM.id, LINGGA - Warga RT 03 RW 07 di Kebun Nyiur, Kecamatan Singkep, Kabupaten Lingga, dikejutkan dengan kemunculan seekor ular king kobra berukuran besar di dalam salah satu rumah warga.
Kemunculan reptil berbisa tersebut sontak membuat penghuni rumah panik dan segera menghubungi Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Lingga, untuk meminta bantuan evakuasi.
Menerima laporan dari warga, personel Damkar Lingga Unit Dabo langsung melakukan persiapan peralatan dan bergerak menuju lokasi kejadian.
Sekitar 15 menit setelah menerima laporan, petugas tiba di lokasi dan segera melakukan asesmen untuk menentukan langkah evakuasi yang aman.
Suasana di lokasi sempat menegangkan.
Sejumlah warga tampak berkumpul di sekitar rumah sambil menyaksikan proses evakuasi dari kejauhan.
Petugas kemudian menyusun strategi penangkapan dengan mengutamakan keselamatan penghuni rumah, warga sekitar, dan personel yang bertugas.
Komandan Pleton (Danton) Damkar Lingga Unit Dabo, Ikmal Hakim, mengatakan ular yang ditemukan merupakan jenis king kobra yang memiliki tingkat bahaya tinggi sehingga proses penanganannya harus dilakukan dengan sangat hati-hati.
"Begitu menerima laporan, kami langsung menyiapkan peralatan dan menuju lokasi. Karena yang ditemukan adalah king kobra, tentu penanganannya harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan sesuai prosedur agar tidak membahayakan petugas maupun masyarakat," kata Ikmal Hakim, Rabu (17/6/2026).
Ia menjelaskan, petugas menggunakan tiga stik penjepit ular dalam proses evakuasi.
Dengan koordinasi yang baik, ular berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban ataupun gangguan terhadap warga sekitar.
"Proses evakuasi berlangsung sekitar 25 menit. Alhamdulillah, ular berhasil kami amankan dengan kondisi terkendali dan tidak ada korban. Dari hasil identifikasi di lapangan, panjang ular diperkirakan mencapai sekitar 3,5 meter," ujarnya.
Ikmal juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemunculan satwa liar, terutama pada kawasan yang berada di dekat semak belukar atau kebun.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangkap sendiri apabila menemukan ular, terlebih jenis berbisa seperti king kobra. Segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani dengan aman dan profesional," imbaunya.
Setelah berhasil dievakuasi, ular king kobra tersebut kemudian diamankan petugas untuk selanjutnya dilepasliarkan ke habitat yang jauh dari permukiman warga.
(Tribunbatam.id/Febriyuanda)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/King-kobra-di-Kebun-Nyiur-Singkep-Lingga.jpg)