SEKOLAH RAKYAT
Senyum Haru Dua Saudari Tunarungu dan Tunawicara di Natuna Usai Dapat Bantuan Pemerintah
Bupati Natuna, Cen Sui Lan datang bersama perwakilan dari Kementerian Sosial RI untuk menyerahkan bantuan berupa kasur baru dan paket sembako.
Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, NATUNA - Senyum haru tampak dari wajah Wan Hamidah (50) dan Wan Mariani (53).
Momen bahagia itu terjadi ketika Bupati Natuna, Cen Sui Lan, datang mengetuk pintu rumah kayu mereka di Jalan Datuk Kaya Wan Mohammad Benteng, Ranai Kota, Senin (22/9/2025).
Kedua saudari penyandang tunarungu dan tunawicara ini tinggal berdua di rumah tua sederhana.
Meski hidup dengan keterbatasan, keduanya tetap berusaha mandiri dengan bekerja sebagai asisten rumah tangga dan membuka jasa permak baju kecil-kecilan di rumah mereka.
Kunjungan pemerintah hari itu membawa kabar baik.
Sesudah meresmikan Sekolah Rakyat, Bupati Natuna, Cen Sui Lan datang bersama perwakilan dari Kementerian Sosial RI untuk menyerahkan bantuan berupa kasur baru dan paket sembako.
“Karena perwakilan dari Kementerian Sosial sedang berada di Natuna, saya ajak mereka untuk melihat langsung beberapa warga yang perlu perhatian khusus. Salah satunya adalah kediaman dua saudari yang memiliki keterbatasan ini,” kata Cen Sui Lan saat diwawancara.
Ia menegaskan, pemerintah ingin memastikan warga yang memerlukan bantuan tetap mendapatkan perhatian dan program sesuai kebutuhan mereka.
“Dengan turunnya Kemensos secara langsung, tentu pemerintah daerah akan terus mendukung agar kesejahteraan masyarakat bisa lebih baik,” tambahnya.
Kepala Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi Kemensos RI, Wahyu Dewanto mengatakan, pihaknya akan melakukan asesmen lebih lanjut agar kedua saudari tersebut masuk dalam program ATENSI tahun 2025.
“Keduanya pasti akan kami masukkan dalam program ATENSI Kemensos untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Kebetulan dari mereka ini memiliki usaha permak baju, sehingga nanti bisa kita bantu pengembangan usahanya. Selain itu, kami juga akan melihat kemungkinan bantuan alat bantu dengar,” ujarnya.
Bagi Hamidah dan Mariani, bantuan ini bukan hanya soal pemenuhan kebutuhan dasar, tetapi bukti nyata bahwa pemerintah hadir dan peduli.
Wan Arlina (56), kakak dari kedua saudari tersebut, tak kuasa menahan rasa syukur.
Ia berharap, bantuan yang diberikan bersifat berkelanjutan dan bisa memberikan manfaat.
“Alhamdulillah, saya berterima kasih karena adik-adik saya mendapat perhatian dari pemerintah. Meski memiliki kekurangan, mereka tetap mandiri dan punya penghasilan. Kehadiran pemerintah seperti ini tentu sangat berarti bagi kami,” ujar Arlina. (TribunBatam.id/Birri Fikrudin)
| Pembangunan Sekolah Rakyat Lingga Dikebut, AMDAL dan Lahan Dituntaskan Juni 2026 |
|
|---|
| Bupati Karimun Targetkan Kelengkapan Dokumen Bangun Sekolah Rakyat Selesai Maret 2026 |
|
|---|
| Pemkab Lingga Matangkan Persiapan Lahan Pembangunan Sekolah Rakyat Tahun Ini |
|
|---|
| Dinsos Lingga Usulkan Sekolah Rakyat ke Kemensos, Siapkan Lahan 7,1 Hektare |
|
|---|
| Bupati Natuna Sapa Siswa Sekolah Rakyat, Cen Sui Lan: Sekolahnya Bagaimana? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/PEDULI-WARGA.jpg)