KEBAKARAN DI NATUNA
Kebakaran di Natuna, Dapur Rumah Warga Terbakar di Serasan Timur Rabu Dini Hari
Sebuah dapur rumah warga Desa Air Nusa, Kecamatan Serasan Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau hangus terbakar dini hari tadi.
Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Mairi Nandarson
Laporan Wartawan Tribun Batam, Birri Fikrudin
TRIBUNBATAM.id, NATUNA - Suasana tengah malam di Desa Air Nusa, Kecamatan Serasan Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, mendadak mencekam, Rabu (22/10/2025) dini hari.
Pasalnya, api tiba-tiba membesar, melahap dapur rumah warga yang memunculkan kepanikan di tengah masyarakat.
Peristiwa kebakaran itu terjadi sekira pukul 01.00 WIB, saat penghuni rumah dan sebagian besar warga sedang tertidur lelap.
Api dengan cepat membesar di bangunan dapur yang terbuat dari material kayu itu.
Posisi rumah yang berada di pelantar Laut di kawasan pesisir dan berdempetan dengan rumah lain, membuat warga khawatir api menjalar ke bangunan sekitar.
Dalam video yang beredar, terlihat warga berjibaku memadamkan api menggunakan alat seadanya berupa ember dengan sumber air dari laut.
Api tampak memerah disertai kepulan asap pekat yang membumbung. Kejadian tersebut membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah dan ikut membantu proses pemadaman.
“Waktu kejadian sekitar pukul 01.00 WIB, Alhamdulillah api bisa dipadamkan. Yang terbakar hanya bagian dapur rumah,” ujar Adek, warga Serasan, melalui pesan di grup WhatsApp.
Sementara itu, Kepala Desa Air Nusa, Rismayadi, membenarkan peristiwa kebakaran tersebut.
Bahkan, dia mengungkap, bahwa dapur rumah yang terbakar dini hari itu ditempati dan merupakan milik kedua orang tuanya.
“Iya benar, yang terbakar itu rumah orang tua saya. Yang terdampak hanya bagian dapur dengan luas sekitar 6x8 meter,” ujarnya kepada Tribunbatam.id, Rabu pagi.
Rismayadi, mengaku bersyukur warga sekitar cepat tanggap. Berkat gotong royong dan kerja sama warga, api berhasil dipadamkan sebelum merembet dan meluas ke bagian depan rumah.
“Alhamdulillah api berhasil dipadamkan cepat oleh warga dan tidak ada korban juwa. Api tidak sempat menjalar ke bagian depan rumah. Warga hanya menggunakan ember dengan sumber air dari laut," ungkapnya.
Ia menyebut, beruntung di malam itu air laut dalam keadaan pasang dan kondisi angin yang teduh, sehingga memudahkan masyarakat dalam proses pemadaman.
"Kalau telat sedikit mungkin api sudah meluas. Api berhasil dipadamkan itu sekitar 30 menit lah, dengan melibatkan lebih kurang 50 warga yang turun membantu," tambah Rismayadi.
Pasca kebakaran, kondisi terkini bagian dapur rumah mengalami kerusakan cukup parah, mulai dari dinding, atap, dan perabotan di dapur dilaporkan hangus terbakar.
( tribunbatam.id/birrifikrudin )
| Kebakaran Lahan di Ranai, Damkar Natuna Padamkan Api Secara Manual Akibat Sulitnya Akses |
|
|---|
| Bantuan Mengalir Untuk Nenek Maryani Korban Kebakaran di Natuna, Rp7,5 Juta dari Mahasiswa |
|
|---|
| Tangan Nenek Maryani Korban Kebakaran di Natuna Gemetar saat Terima Bantuan Donasi dari KPDN |
|
|---|
| Aroma Hangus Masih Tercium Pasca Kebakaran Rumah di Ranai Natuna, Garis Polisi Membentang |
|
|---|
| Damkar Berjibaku Padamkan Api di Ranai Natuna, Gang Sempit dan Kerumunan Warga Jadi Tantangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/KEBAKARAN-DAPUR-AIR-NUSA.jpg)