Minggu, 10 Mei 2026

Harga Ikan Tongkol di Pasar Ranai Natuna Naik Tipis, Rp30 ribu per Kilogram

Harga ikan di Pasar Rakyat Ranai Natuna mulai mengalami kenaikan tipis akibat hasil tangkapan nelayan di laut berkurang. Namun kenaikan masih wajar

Tayang:
Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Dewi Haryati
Tribunnews.com/Birri Fikrudin
PASAR IKAN - Suasana di Lapak Pedagang Pasar Ikan Rakyat Ranai, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Rabu (3/12/2025). Harga ikan mulai alami kenaikan tipis, terutama ikan tongkol yang menjadi favorit warga. 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Harga ikan di Pasar Rakyat Ranai, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mulai mengalami kenaikan tipis. 

Kenaikan harga itu disebut seiring berkurangnya hasil tangkapan nelayan beberapa hari terakhir.

Selain itu, kondisi cuaca perairan Natuna yang mulai memburuk, turut mempercepat penurunan pasokan, terutama untuk jenis ikan tongkol yang menjadi favorit warga.

Dari pantauan Tribunbatam.id, Rabu (3/12/2025), sejumlah lapak pedagang terlihat tidak selengkap biasanya. 

Ikan tongkol jenis dabat yang sebelumnya dijual Rp25 ribu per kilogram, kini naik menjadi Rp30 ribu per kilogram. 

Sementara tongkol jenis surat, kini berada di harga Rp25 ribu per kilogram. 

“Biasanya kalau tongkol surat kami jual normalnya Rp20 ribuan per kilo,” ujar Mahwan, seorang pedagang ikan di Pasar Ranai.

Meski harga mulai naik, namun kualitas ikan dipastikan tetap segar dan masih mudah ditemukan. 

Sejumlah jenis ikan lain tercatat masih tergolong stabil harganya, seperti jenis ikan karang Rp35 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram, ikan selayang Rp15 ribu, ikan mahan Rp25 ribu, dan ikan gembung Rp25 ribu per kilogram.

Menurut pedagang, kenaikan harga ikan tongkol masih tergolong wajar, karena dipicu berkurangnya stok dari nelayan.

“Tongkol naik tipis saja, karena stok yang kita ambil dari nelayan agak sedikit menyusut dari biasanya. Tapi masih cukuplah untuk kebutuhan pasar,” kata Mahwan.

Damnah, pedagang lainnya, menyebut daya beli masyarakat sejauh ini tetap stabil. 

Namun ia mengingatkan, harga bisa kembali merangkak naik jika cuaca semakin memburuk.

“Kalau cuaca makin buruk bisa jadi naik lagi, karena nelayan tak turun melaut. Kalau sekarang masih aman, belum terlalu berpengaruh lah,” ujarnya. (Tribunbatam.id/birrifikrudin)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved