Minggu, 19 April 2026

TOWER PROVIDER PATAH DI NATUNA

Kronologis ‎Tower BTS Patah di Natuna, Suara Gemuruh Terdengar saat Angin Kencang

‎Kapolsek Kecamatan Bunguran Barat ungkap kronologis tower Telkomsel patah di Desa Kelarik, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri akibat angin kencang.

|
TribunBatam.id/Istimewa
TOWER PROVIDER PATAH DI NATUNA - Proses pembongkaran tower salah satu provider telekomunikasi yang ambruk di Desa Kelarik, Kecamatan Bunguran Utara, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (8/1/2026). Tampak sejumlah polisi yang mengamankan lokasi pembongkaran. 

‎TRIBUNBATAM.id, NATUNA - Tower atau menara pemancar milik salah satu provider yang dikenal sebagai BTS (Base Transceiver Station) di Desa Kelarik, Kecamatan Bunguran Utara, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) patah pada Rabu (7/1/2026) malam.

Ini terjadi saat angin kencang menerjang wilayan itu.

Tower salah satu provider yang patah itu berlokasi tak jauh dari Pos Polsubsektor Bunguran Utara, Polsek Bunguran Barat.

Kapolres Natuna, AKBP Novyan Aries Efendie, S.H., S.I.K., M.M., M.Tr.Opsla melalui ‎Kapolsek Kecamatan Bunguran Barat, Iptu Raja Oloan Purba mengungkap, tower BTS yang patah itu terjadi sekira pukul 22.45 WIB.

Personel yang bertugas di sana sempat mendengar suara gemuruh dari belakang pos.

‎“Saat kejadian memang angin kencang, dan personel kami yang mendengar suara gemuruh dari area belakang langsung melihat ke lokasi. Setelah dicek, tiang atau tower milik Telkomsel itu sudah patah di bagian tengah dan sebagian roboh ke tanah,” jelas Kapolsek Bunguran Barat, Kamis (8/1/2026).

Baca juga: Tower Provider di Natuna Patah Gegara Angin Kencang, BMKG Prakirakan Kecepatan Angin Hingga 26 Knot

‎Mengetahui kondisi tersebut, petugas kepolisian langsung bergerak cepat mengamankan lokasi kejadian, untuk mencegah potensi bahaya bagi masyarakat sekitar.

‎“Petugas langsung mengamankan lokasi dan memastikan tidak terdapat korban jiwa maupun rumah warga yang terdampak akibat robohnya tower,” katanya.

‎Lebih lanjut, Kapolsek menyebutkan bahwa pada Kamis pagi, pihak operator Telkomsel telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal.

‎"Operator Telkomsel pagi tadi langsung diterjunkan ke lokasi kejadian guna menonaktifkan aliran listrik dan mengamankan alat-alat Telkomsel, dengan cara melaksanakan pembongkaran dari bodi atau tiang tower,” ungkapnya.

‎Pembongkaran kemudian dilanjutkan pada bagian tiang tower yang patah dan berada di luar pagar.

‎“Pembongkaran tiang tower yang patah di luar pagar dilakukan untuk menghindari potensi bahaya terhadap aktivitas masyarakat sekitar,” tambah Iptu Oloan Purba. 

‎Atas kejadian tersebut, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Natuna.

‎“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi angin kencang dan cuaca ekstrem," imbaunya. 

‎Sebelumnya, Camat Bunguran Utara, Mikrayatulhayat, mengucap syukur tidak adanya korban jiwa atas kejadian itu. 

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved