Selasa, 5 Mei 2026

KEBAKARAN LAHAN DI NATUNA

Kebakaran Lahan di Cemaga Natuna Selasa Malam, Petugas Damkar Terkendala Air dan Angin Kencang

Kebakaran lahan kembali terjadi di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) pada Selasa malam di Desa Cemaga

Tayang:
Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Mairi Nandarson
TribunBatam.id/Istimewa
KEBAKARAN LAHAN - Sekitar 10 hektare lahan di Jalan WK, Desa Cemaga, Kecamatan Bunguran Selatan, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan, yang dilaporkan hangus terbakar, Selasa (27/1/2026) malam. 

Ringkasan Berita:
  • Sedikitnya 10 hektare lahan milik warga dilaporkan hangus dilahap api, pada Selasa (27/1/2026) malam
  • Kondisi lahan kering akibat cuaca panas siang hari, dan tiupan angin kencang, kobaran api dengan cepat membesar
  • Hambatan utama di lapangan itu lokasi yang jauh dari sumber suplai air, dan juga angin kencang membuat api melebar, kata Nurhakim

 

TRIBUNBATAM.id, NATUNA - Kebakaran lahan kembali terjadi di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Sedikitnya 10 hektare lahan milik warga dilaporkan hangus dilahap api, pada Selasa (27/1/2026) malam.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan WK, Desa Cemaga, Kecamatan Bunguran Selatan, saat hari mulai gelap.

Api berkobar cukup dahsyat dan dengan cepat menyebar di area kebun warga yang ditanami berbagai jenis tanaman.

Kondisi lahan yang kering akibat cuaca panas pada siang hari, dan tiupan angin kencang, membuat kobaran api semakin membesar dan merambat ke sejumlah titik.

Situasi ini juga turut menyulitkan proses pemadaman di lapangan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Natuna, melalui Kasi Sarana dan Prasarana Pengolahan Data dan Informasi, Nurhakim, menjelaskan kronologi kejadian tersebut.

Baca juga: Kebakaran Lahan di Batu Kapal Natuna Sabtu Sore, Api Berkobar di Pinggir Jalan Raya

“Kebakaran terjadi pada Selasa, 27 Januari 2026, di Jalan WK Desa Cemaga. Lahan yang terbakar itu punya warga yang berkebun,” ujarnya

Ia menyebut, untuk pemadaman awal dimulai sekitar pukul 19.18 WIB dan baru berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 21.20 WIB.

Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih belum diketahui secara pasti.

“Hambatan utama di lapangan itu lokasi yang jauh dari sumber suplai air, dan juga angin kencang membuat api melebar dan muncul di beberapa titik,” jelas Nurhakim.

Dalam proses penanganan kebakaran tersebut, petugas Disdamkarmat Natuna dibantu oleh masyarakat pemilik kebun serta aparat kepolisian.

Kerugian akibat kebakaran lahan tersebut diperkirakan cukup besar mengingat luas area yang terbakar mencapai 10 hektare.

Disdamkarmat Natuna kembali mengimbau masyarakat agar lebih waspada ditengah kondisi cuaca panas di Natuna dalam beberapa waktu terakhir.

"Terutama kami imbau untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran lahan sembarangan," katanya. 

( tribunbatam.id/birrifikrudin )

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved