Kamis, 11 Juni 2026

KEBAKARAN DI NATUNA

Damkar Berjibaku Padamkan Api di Ranai Natuna, Gang Sempit dan Kerumunan Warga Jadi Tantangan

Peristiwa kebakaran yang terjadi sekira pukul 19.05 WIB itu langsung menjadi pusat perhatian masyarakat dan pengendara yang melintas

Tayang:
Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Mairi Nandarson
TribunBatam.id/Istimewa
PADAMKAN API - Petugas Damkar saat berjibaku memadamkan api yang membesar dari sebuah rumah panggung kayu di Gang Air Payang, Jalan Jenderal Soedirman, RT 02 RW 02 Kelurahan Ranai Kota, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Senin (9/2/2026) malam. 

TRIBUNBATAM.id, NATUNA - Kebakaran hebat yang melanda sebuah rumah panggung kayu di Gang Air Payang, Jalan Jenderal Soedirman, RT 02 RW 02 Kelurahan Ranai Kota, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyisakan kepanikan bagi warga sekitar.

Peristiwa yang terjadi sekira pukul 19.05 WIB itu langsung menjadi pusat perhatian masyarakat dan pengendara yang melintas.

Dalam waktu singkat, lokasi kebakaran dipadati warga yang ingin melihat kobaran api dari jarak dekat.

Tanpa disadari, kerumunan tersebut justru menyulitkan pergerakan mobil pemadam kebakaran yang berusaha masuk ke gang sempit menuju titik api.

“Ramai yang nonton, jadi mobil pemadam sulit mau masuk. Apalagi gangnya sempit,” ujar salah satu warga di lokasi.

Meski sempat terhambat, petugas akhirnya berhasil menjangkau titik kebakaran dan langsung melakukan penyemprotan.

Baca juga: Kebakaran Hebat di Ranai, Natuna Senin Malam, Rumah Panggung Kayu Hangus Terbakar

“Tapi saat pemadam sudah bisa semprot air, tak lama api langsung padam. Untungnya tak ada angin,” tambahnya.

Kasi Sarpras Pengolahan Data dan Informasi Disdamkarmat Natuna, Nurhakim, mengakui kondisi di lapangan cukup menantang. 

Api berhasil dikendalikan dalam waktu satu jam, setelah petugas berjibaku menyiram kobaran api hingga mencegah api menjalar ke bangunan lainnya. 

Selain akses gang yang sempit, kerumunan warga menjadi hambatan tersendiri bagi petugas.

“Kesulitan di lapangan pertama akses jalan masuk gang sempit. Kerumunan warga yang menonton juga jadi tantangan tersendiri,” ujar Nurhakim. 

Ia mengimbau masyarakat agar ke depan tidak terlalu mendekat ke lokasi kebakaran jika terjadi peristiwa serupa. 

Selain itu, juga berisiko membahayakan keselamatan diri sendiri. 

“Ini harus menjadi perhatian bersama. Kalau ada kejadian. Cari tempat yang aman," Tambah Nurhakim. 

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, meski kondisi rumah hangus dan porak poranda serta seisi rumah tak ada yang bisa diselamatkan.

Rumah tersebut diketahui dihuni seorang Lansia bernama Mariani. Saat peristiwa itu terjadi rumah dalam kondisi kosong.

( tribunbatam.id/birrifikrudin )

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved