Freedom 250 Celebration Digelar di Natuna, Kedubes AS Datangi Wilayah Terdepan Kepri
Kedubes AS Sambangi Wilayah Perbatasan Nathna dalam rangka Freedom 250 Celebration
Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, NATUNA - Kabupaten Natuna, salah satu wilayah terdepan Indonesia di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menjadi panggung perayaan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat melalui agenda Freedom 250 Celebration yang digelar Kedutaan Besar AS untuk Indonesia.
Perayaan tersebut dibawa langsung Konsulat Amerika Serikat untuk Sumatera yang berkantor di Medan, sebagai bagian dari Freedom 250 Roadshow, rangkaian acara nasional yang digelar di berbagai daerah sepanjang tahun 2026.
Yang menjadi spesial, Freedom 250 Roadshow di Natuna itu di hadiri langsung Kuasa Usaha ad Interim Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Peter M. Haymond.
Puncak kegiatan berlangsung dalam jamuan makan malam di Natuna Dive Resort, Senin (9/2/2026) malam.
Salah satu resort ternama di Natuna ini berlokasi di jalan Raya Sepempang, Desa Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Suasana hangat langsung terasa ketika delegasi Amerika Serikat berbaur bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Natuna, Forkopimda, tokoh masyarakat, pelajar dan pemuda.
Hidangan laut dari Natuna tersaji, diiringi penampilan seni budaya lokal yang memukau.
Malam itu bukan sekadar pertemuan, tetapi menjadi ruang perjumpaan budaya dan diplomasi yang hangat.
Kekuatan besar AS hadir di Natuna juga membawa sejumlah program dan rangkaian agenda, mulai dari tanggal 9 hingga 10 Februari 2026.
Kuasa Usaha ad Interim Kedutaan Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Peter M. Haymond, mengatakan, perayaan ini bukan hanya tentang sejarah Amerika, tetapi tentang merawat hubungan jangka panjang dengan Indonesia.
“Kami bangga bisa menggelar rangkaian perayaan kemerdekaan Amerika Serikat yang ke 250 di Natuna. Ini kehormatan bagi kami merayakan persahabatan dengan masyarakat di wilayah perbatasan yang sangat indah,” ujarnya dalam sesi wawancara bersama TribunBatam.id bersama sejumlah awak media, Senin malam.
Ia menyebut, selama berada di Natuna, delegasi AS mempelajari langsung sektor perikanan dan program Desa Nelayan Merah Putih yang menjadi prioritas pemerintah pusat.
Diskusi juga dilakukan bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan terkait perlindungan sumber daya laut dan kedaulatan wilayah.
“Kami bekerja erat dengan instansi maritim Indonesia untuk menjaga keamanan laut dan melindungi sumber daya alam,” kata Peter.
Kunjungan tersebut juga turut menyentuh sektor pendidikan.
Delegasi AS mengunjungi SMA Negeri 2 Bunguran Timur, menyerahkan perangkat teknologi, serta memberikan sertifikat kepada 20 guru bahasa Inggris yang menyelesaikan pelatihan peningkatan kapasitas lewat program mereka fasilitasi.
Selain itu, bantuan persediaan juga diserahkan kepada BPBD dan RSUD Natuna sebagai bentuk dukungan terhadap kesiapsiagaan bencana dan masyarakat di daerah perbatasan
"Kami bersama tim ke sini membahas soal kerjasama ekonomi, keamanan, dan pendidikan" Katanya.
Tak hanya diplomasi formal, Peter mengaku terkesan dengan keindahan Natuna.
Ia menyebut wilayah ini memiliki potensi besar di sektor wisata bahari, budaya, hingga kuliner.
“Natuna luar biasa indah. Kami ingin lebih banyak orang tahu pesona Indonesia di luar kota besar seperti Jakarta. Makanan lautnya, alamnya, budayanya, semuanya mengesankan,” ungkapnya.
Sebagai simbol kepedulian lingkungan, delegasi AS turut mengadopsi terumbu karang bayi. Program konservasi laut menjadi salah satu fokus kerja sama kedua negara melalui skema pelestarian terumbu karang nasional.
Bupati Natuna, Cen Sui Lan menyambut baik perayaan tersebut dan menyebut dipilihnya Natuna sebagai lokasi kegiatan menjadi kebanggaan tersendiri.
“Kami merasa terhormat. Terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat Natuna. Semoga kunjungan ini meninggalkan kesan indah yang selalu membekas di hati, dan memperkuat hubungan persahabatan,” katanya.
Perayaan Freedom 250 bukan menjadi momentum memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Amerika Serikat yang terus berkembang, bahkan hingga di wilayah perbatasan seperti Natuna. (TribunBatam.id/Birri Fikrudin)
| Diduga Karena Korsleting, Motor Honda Scoopy Terbakar di Jalan Sepi, Damkar Natuna Turun Tangan |
|
|---|
| Jadwal KM Sabuk Nusantara 110 Lintasi Natuna Periode Tanggal 29 April - 10 Mei 2026 |
|
|---|
| Dilatih Polisi, 22 Sekuriti di Natuna Didorong Jadi Garda Depan Keamanan Profesional |
|
|---|
| DKPP Natuna Usulkan Sapi 800 Kg dari Peternak Lokal untuk Kurban Presiden Prabowo |
|
|---|
| Pemkab Natuna Belum Terapkan WFH ASN, BKPSDM Targetkan Mulai Mei 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/BUPATI-CEN-BERSAMA-KEDUBES-AS.jpg)