Jumat, 15 Mei 2026

Natuna Terkini

Karhutla di Natuna, Satu Hektare Lahan Terbakar di Sujung, Petugas Berjibaku Agar Api Tak Meluas

Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) masih terus terjadi di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau

Tayang:
Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Eko Setiawan
Tribun Batam/Dok. Damkar Natuna
Petugas pemadam kebakaran saat berjibaku dibawah panas terik saat memadamkan api di kawasan Sujung, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna, Jumat (3/4/2026). 

TRIBUNBATAM.id, NATUNA - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) masih terus terjadi di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, meski status penanganan bencana telah diturunkan dari tanggap darurat menjadi siaga darurat.

Kali ini kebakaran lahan kembali terjadi di wilayah langganan Sujung, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Jumat (3/4/2026) siang.

Cuaca panas ekstrem yang melanda wilayah Natuna terus menjadi pemicu utama munculnya titik api di sejumlah lokasi, bahkan hingga titik yang sulit dijangkau petugas.

Beruntung, dengan kesiapsiagaan petugas yang semakin meningkat, kebakaran yang terjadi saat ini dapat ditangani lebih cepat sehingga tidak meluas seperti sebelumnya.

Diketahui, belum lama ini dikawasan yang sama sempat terjadi kebakaran yang mengahuskan lahan seluas 50 hektare.

Kasi Sarana dan Prasarana, Pengolahan Data dan Informasi Disdamkarmat Natuna, Nurhakim, menyampaikan bahwa kebakaran tersebut menghanguskan sekitar satu hektare lahan.

“Lahan yang terbakar sekitar satu hektare, hari ini kejadian di sujung lagi. Dan bisa diakses aramada darat,” ujarnya kepada tribunbatam.id.

Ia menjelaskan, laporan kejadian itu pertama kali diterima dari Babinsa Pengadah sekitar pukul 10.40 WIB.

Petugas kemudian langsung bergerak ke lokasi dengan mengerahkan satu unit armada pemadam.

Proses pemadaman pun langsung dimulai sekitar pukul 11.10 WIB dan berhasil dikendalikan dalam waktu singkat.

Dalam proses penanganan, sejumlah pihak turut terlibat, di antaranya Babinsa Pengadah, Babinsa Tanjung, kepolisian, serta masyarakat setempat.

"Pemadaman cukup cepat, atas kesigapan dan kerjasama personel di lokasi," Kata Nurhakim.

Ia menyebut, kondisi cuaca panas yang masih berlangsung membuat potensi kebakaran tetap tinggi.

Pemerintah daerah pun terus mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar, guna mencegah kebakaran yang lebih luas.

Dengan kondisi saat ini, kewaspadaan tetap menjadi kunci, mengingat ancaman karhutla masih dapat terjadi sewaktu-waktu di tengah musim kemarau yang belum berakhir.

"Masyarakat juga harus beperan aktif melaporkan jika melihat titik api agar cepat ditangani sebelum meluas," Pungkasnya.(Tribunbatam.id/birrifikrudin).

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved