Hut Bhayangkara
Jelang HUT ke-80 Bhayangkara, Bakti Religi Jadi Wujud Pengabdian Polri di Natuna
Menyambut HUT ke-80 Bhayangkara Tahun 2026, Polres Natuna kembali menunjukkan pengabdiannya kepada masyarakat
Penulis: Birri Fikrudin | Editor: Dewi Haryati
Ringkasan Berita:
- Polres Natuna menyelenggarakan kegiatan Bakti Religi dalam rangka menyambut HUT ke-80 Bhayangkara
- Kegiatan tersebut meliputi pembersihan dan pengecatan di masjid, kelenteng, dan gereja di Bunguran Timur
- Aksi sosial ini bertujuan memperkuat toleransi dan hubungan harmonis antara Polri dengan masyarakat
- Kapolres Natuna menekankan pentingnya kehadiran Polri dalam memberikan manfaat langsung bagi warga
NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Bhayangkara Tahun 2026, Polres Natuna kembali menunjukkan pengabdiannya kepada masyarakat.
Kali ini dibuktikan lewat kegiatan bertajuk Bakti Religi yang digelar di sejumlah rumah ibadah di Kecamatan Bunguran Timur, pada Kamis (11/6/2026).
Kegiatan sosial tersebut menyasar tiga rumah ibadah berbeda, yakni Masjid Istiqomah Pering, Kelenteng Fuk De Chi Penagi, dan Gereja Santo Paulus Batu Hitam.
Puluhan personel Polres Natuna turun langsung, mulai dari membersihkan area rumah ibadah, hingga melakukan pengecatan pagar, bersama pengurus dan masyarakat setempat.
Bukan sekadar kegiatan seremonial menyambut hari jadi Korps Bhayangkara, Bakti Religi menjadi bentuk nyata kehadiran Polri dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Kapolres Natuna AKBP Novyan Aries Efendie mengatakan, pengabdian Polri tidak hanya diwujudkan melalui tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi sosial yang menyentuh masyarakat.
"Melalui kegiatan Bakti Religi ini, kami ingin menunjukkan bahwa pengabdian Polri hadir dalam berbagai bentuk. Salah satunya dengan membantu menjaga kebersihan dan kenyamanan rumah ibadah yang digunakan masyarakat untuk beraktivitas dan beribadah," ujarnya.
Menurutnya, rumah ibadah merupakan simbol persatuan sekaligus tempat yang memiliki nilai penting dalam kehidupan sosial.
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum memperkuat hubungan antara Polri dengan tokoh agama serta masyarakat dari berbagai latar belakang.
Di tengah keberagaman yang ada di Natuna, Bakti Religi menjadi pesan bahwa semangat kebersamaan dan toleransi harus terus dijaga.
Para personel membersihkan halaman, mengangkat sampah, memangkas rumput, hingga merapikan lingkungan sekitar rumah ibadah.
AKBP Novyan menyebut, peringatan HUT ke-80 Bhayangkara menjadi momentum bagi institusi, untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.
"Momen HUT Bhayangkara ini kami maknai sebagai penguatan untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan terbaik, serta menjaga hubungan yang harmonis dengan seluruh elemen masyarakat," katanya. (Tribunbatan.id/Birrifikrudin)
| HUT Bhayangkara ke-80, Polda Kepri dan IJTI Gelar Sejumlah Lomba, Hadiah Puluhan Juta |
|
|---|
| Kenakan Baju Adat Melayu, Yan Fitri Tampil Elegan Dalam Acara HUT Bhayangkara di Polda Kepri |
|
|---|
| Kisah Ipda Ahmad, Polisi yang Buta dan Kehilangan Kaki Karena Serangan Bom Gereja di Surabaya |
|
|---|
| Coreng HUT Bhayangkara, Anggota Polisi Dipecat Secara Tidak Hormat Karena Selingkuh |
|
|---|
| KEREN! Kapal TNI AL dan Bea Cukai Unjuk Gigi dalam HUT Bhayangkara di Karimun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/SAMPENAHUT-BHAYANGKARA.jpg)