DEMO DI DPR

Kasus Rantis Brimob Lindas Ojol saat Demo di Jakarta, Kompol C Ternyata Dinas di Polda Metro Jaya

Sosok Kompol C lantas menjadi sorotan serta publik bertanya-tanya siapakah orangnya.

Editor: Khistian Tauqid
Dok. Istimewa/Gerald Leonardo Agustino/TribunJakarta
DILINDAS MOBIL BRIMOB - Tangkapan layar video viral mobil rantis Brimob Polri menabrak dan melindas pengemudi ojek online di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam. 

Pangkat Kompol memiliki lambang 1 melati emas.

Seorang polisi berpangkat Kompol biasanya menjabat posisi seperti Kapolsek di wilayah perkotaan, Kasat (Kepala Satuan) di berbagai unit seperti Satreskrim atau Satlantas, atau posisi strategis lainnya di kepolisian.

Sementara itu, gaji polisi perwira menengah ditetapkan paling kecil Rp 3.000.100 per bulan dan paling tinggi Rp 5.243.400 per bulan.

Pamen berpangkat Kompol memiliki gaji mulai dari Rp 3.000.100 hingga Rp 4.930.100.

Belum diketahui secara detail sosok Kompol C, termasuk nama hingga jabatan.

Hanya saja, Kompol C diketahui bertugas di satuan Brimob Polda Metro Jaya.

RICUH DI SENAYAN -- Ketegangan yang terjadi di sekitar Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (28/8/2025), terus berlanjut hingga sore hari. Aksi yang semula terpusat di depan kompleks parlemen kini meluas hingga ke depan Hotel Mulia dan bergerak ke arah Plaza Senayan setelah aparat kepolisian terus memukul mundur massa.
RICUH DI SENAYAN -- Ketegangan yang terjadi di sekitar Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (28/8/2025), terus berlanjut hingga sore hari. Aksi yang semula terpusat di depan kompleks parlemen kini meluas hingga ke depan Hotel Mulia dan bergerak ke arah Plaza Senayan setelah aparat kepolisian terus memukul mundur massa. (Tribunnews/Dwi Putra Kesuma)

Baca juga: Cerita Utuh Aksi Demo Ricuh di Jakarta, 1 Ojol Tewas Terlindas Rantis dan 10 Polisi Luka

Kronologi driver ojol dilindas rantis Brimob

Sebuah video beredar luas di media sosial memperlihatkan seorang pria berjaket ojol dikabarkan tewas setelah terlindas mobil rantis Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.

Kejadian itu berlangsung saat aparat kepolisian memukul mundur massa demonstran di depan Gedung DPR.

Dalam video tersebut, korban terlihat berada di tengah jalan ketika mobil rantis melaju kencang tanpa berhenti, hingga akhirnya menabrak dan melindas korban.

Massa yang menyaksikan kejadian itu sempat mengepung kendaraan, namun rantis tetap melaju dan menjauh dari lokasi.

Hingga kini, insiden tersebut masih menjadi sorotan publik dan memicu desakan agar aparat bertindak lebih humanis dalam menghadapi demonstrasi.

Aksi demonstrasi di depan Gedung DPR RI, Jakarta, pada Kamis, 28 Agustus 2025, awalnya digelar oleh kelompok buruh yang menolak RUU Perampasan Aset dan menuntut penghapusan sistem outsourcing serta kenaikan upah.

Seiring meningkatnya eskalasi, sejumlah driver ojol turut bergabung dalam barisan massa sebagai bentuk solidaritas terhadap isu kesejahteraan pekerja.

Kehadiran mereka memperbesar jumlah peserta aksi, namun situasi berubah tegang saat aparat mulai membubarkan massa.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved